Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

503 NAMA CALEG BANYUMAS TELAH DIVALIDASI

JAKARTA – Sebanyak 503 nama calon anggota legislatif (Caleg) Kabupaten Banyumas yang akan berlaga dalam Pemilihan Legislatif, 17 April mendatang telah divalidasi. Dari hasil pengecekan diketahui nama-nama caleg yang tertera dalam dummy surat suara telah valid atau cocok dengan SK Daftar Calon Tetap (DCT).

Pengecekan ini dilakukan oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Banyumas, Hanan Wiyoko dan Operator Aplikasi Pencalonan (SILON), Sarikasih di Jakarta, Minggu (2/12) siang. Pengecekan ini merupakan kegiatan KPU RI yang dilaksanakan sejak 30 November hingga 6 Desember mendatang.

“Kami sudah melakukan validasi nama-nama caleg di dummy surat-suara dengan SK DCT. Hasilnya cocok, sudah dikoreksi dan sebelumnya sudah diparaf oleh para penghubung partai politik di tingkat kabupaten,” kata Hanan Wiyoko, Minggu siang seusai melakukan validasi di Hotel Borobudur. Ia menambahkan pengecekan dilakukan dengan memeriksa nama-nama caleg tiap daerah pemilihan.

“Kami memeriksa ejaan nama, gelar akademik/keagamaan, nomor urut, partai politik serta apakah yang bersangkutan masih memenuhi syarat atau tidak,” katanya.

Sekadar informasi, awal penetapan DCT ada 504 caleg di Kabupaten Banyumas. Namun satu meninggal dunia yakni Imam Purwono, SE (nomor urut 1) dari Partai Demokrat daerah pemilihan 5. Nama caleg tersebut kemudian dicoret/tidak memenuhi syarat. Dari hasil validasi, nama yang bersangkutan sudah dikeluarkan dari dummy surat suara.

Selain validasi, juga dilakukan sinkronisasi antara SK DCT dengan SILON untuk memastikan kesesuaian nama-nama caleg dalam aplikasi. Nantinya, aplikasi tersebut bisa diakses oleh masyarakat melalui portal informasi infopemilu.kpu.go.id.

Ketua KPU Republik Indonesia, Arief Budiman yang hadir dalam pembukaan acara menegaskan kepada para peserta validasi untuk bekerja dengan hati-hati dan teliti. Menurutnya, kecerobohan kecil bisa berakibat fatal sehingga diminta tuntas dalam melakukan validasi dan sinkronisasi.

Hal yang sama juga disampaikan Anggota KRU RI yang membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ilham Saputra. Ia meminta agar peserta bekerja serius, bahkan dilarang pulang bila aplikasi SILON belum sinkron dengan SK DCT. Menurutnya hal tersebut penting agar surat suara bisa tidak ada permasalahan salah cetak. Selain KPU Banyumas, kegiatan kemarin diikuti 10 provinsi, 33 kota dan 137 kabupaten. (hwo)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!