Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

KPU BANYUMAS GELAR RAPAT EVALUASI TAHAPAN PEMILU

PURWOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melakukan rapat evaluasi terkait tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019, Selasa (18/12). Kegiatan diikuti oleh ketua dan anggota PPK serta Sekretaris PPK se-Kabupaten Banyumas.

Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi mengatakan, kegiatan dimaksudkan sebagai bentuk evaluasi dan sebagai sarana konsolidasi KPU Banyumas dengan anggota PPK dan sekretaris PPK.

“Secara keseluruhan, tahapan Pemilu 2019 berjalan lancar. Meski begitu terjadi dinamika pada beberapa tahapan, seperti terjadinya sengketa proses pada penetapan DCT dan penetapan daftar pemilih tetap yang berlarut-larut. Ini menjadi pembelajaran bersama untuk menghadapi pelaksanaan tahapan di tahun mendatang,” kata Imam saat memberikan sambutan.

Ia menambahkan pada tahun 2018 tahapan yang sudah dilaksanakan meliputi, pertama penyampaian usulan Dapil anggota DPRD Banyumas. Kedua, pembentukan PPK dan PPS serta penambahan jumlah anggota PPK pasca putusan MK. Ketiga, verifikasi persyaratan parpol dan calon DPD, Keempat, penetapan daftar caleg tetap DPRD Banyumas. Kelima, pengadaan dan penerimaan logistik Pemilu. Keenam, penetapan DPTHP-2. Ketujuh, penyusunan regulasi kampanye yang menjadi kewenangan KPU kabupaten dan fasilitasi alat peraga kampanye. Kedelapan, sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada masyarakat dan stakeholder. Kesembilan, penerimaan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

“Sebagai penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten yang berhadapan langsung dengan pemilih kita harus selalu meningkatkan pengetahuan tentang regulasi pemilu sekaligus memiliki kemampuan untuk menyampaikan informasi kepada publik,” kata Imam.

Ia menambahkan setidaknya ada tiga isue yang ramai diperbincangkan publik. Isue pertama menurutnya soal DPT siluman. Isue kedua soal orang gila bisa mencoblos yang menurutnya perlu diluruskan. Ketiga, soal kualitas bahan kotak suara yang dikhawatirkan kurang layak.

“Sampaikan informasi yang benar kepada masyarakat dengan mengedepankan netralitas dan berdasar regulasi,” tegas Imam.

Kegiatan yang digelar di Hotel Meotel, Purwokerto ini menghadirkan  tiga narasumber yakni Ketua PWI Banyumas, Sigit Oediarto, Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas Miftahudin, dan dosen Fakultas Hukum Unsoed Unggul Warsiadi. Pada acara tersebut, masing-masing narasumber memberikan evaluasi tentang pelaksanaan tahapan pemilu di Banyumas, antara lain soal aturan kampanye, sosialisasi yang masih perlu ditingkatkan, dan kesiapan teknis pemilu.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi menyusun daftar inventaris masalah (DIM) tahapan Pemilu. Kelas dibagi menjadi tiga ruangan, yakni kelas Divisi Keuangan, Umum dan Logistik digabung dengan Divisi Teknis Penyelenggaraan, kelas Sosialiasi Pendidikan Masyarakat dan SDM digabung dengan Hukum dan Pengawasan. Kelas terakhir adalah Perencanaan, Data, dan Informasi. (hwo)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!