Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

KPU BANYUMAS GELAR RAPAT KORDINASI KAMPANYE PILKADA  BANYUMAS TAHUN 2018

Purwokerto – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menggelar rapat kordinasi kampanye pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Tahun 2018 di Aula KPU Kabupaten Banyumas, Kamis (15/2). Rapat dihadiri oleh perwakilan Polres Banyumas, Desk Pilkada Kabupaten Banyumas, Kantor Kesbangpol Kabupaten Banyumas, Bagian Pemerintahan dan Kerjasama Setda Banyumas, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Banyumas, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Tim Kampanye Paslon Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, dan perwakilan media.

Dalam rapat kordinasi tersebut, Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Unggul Warsiadi menyampaikan bahwa KPU Kabupaten Banyumas memberi kesempatan kepada banyak pihak untuk terlibat aktif dalam kampanye. Ada pun pihak-pihak atau tim kampanye yang dimaksud adalah tim kampanye yang sesuai dengan peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 pasal 6 dan pasal 11, yakni Partai Politik (Parpol) atau gabungan Parpol, tim kampanye pasangan calon, relawan, dan pihak lain.

Meskipun dalam peraturan tersebut menyatakan bahwa tim kampanye yang masuk dalam kategori relawan dan pihak lain diharuskan melampirkan surat pemberitahuan satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan kampanye, namun pihak KPU Kabupaten Banyumas menghimbau agar penyerahan surat pemberitahuan dilakukan tiga hari sebelum pelaksanaan kegiatan kampanye itu berlangsung.

“Ini agar pihak KPU tidak kerepotan,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Unggul menghimbau agar zona larangan kampanye dan pemasangan alat peraga kampanye juga diperhatikan. Termasuk pembersihan alat peraga sosialisasi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang tidak ada kausa.

“Mohon kepada Satpol PP, untuk alat peraga bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang sudah tidak memiliki kausa, diharapkan untuk segera dibersihkan agar pemilih tidak bingung dalam menentukan calon pilihannya,” tandas Unggul.

Terakhir, baik dari pihak kepolisian maupun Setda Banyumas menambahkan agar pemasangan alat peraga kampanye memperhatikan aspek etika dan estetika agar tidak mempengaruhi penilaian adipura dan mengganggu ketentraman masyarakat. [zdt]

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!