Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

KPU BANYUMAS GELAR SOSIALISASI PENCALONAN PERSEORANGAN PILKADA SERENTAK TAHUN 2018

Purwokerto – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menggelar Sosialisasi Pencalonan Perseorangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas pada pagi hari ini (12/10). Acara tersebut merupakan salah satu tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018. Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Diana Ariyanti hadir menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Ikut mendampingi, Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Unggul Warsiadi juga menyampaikan tentang hal-hal teknis pencalonan perseorangan.

Dalam kesempatan tersebut, Diana menyampaikan bahwa sosialisasi ini dilakukan sesuai dengan tahapan, dan dibuat lebih awal agar calon yang akan maju bisa mempersiapkan berkas lebih awal. Pada dasarnya, tahapan Pilkada ini meliputi dua tahapan besar yaitu tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan. Pilkada yang dilakukan secara serentak bisa membuat penyelenggaraan Pilkada lebih efektif dan efisien. “Dengan Pilkada serentak, anggarannya bisa lebih efisien,” kata Diana dalam forum.

Sementara itu, Unggul menyampaikan tentang persyaratan yang harus dipenuhi untuk bakal calon perseorangan. Berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota menjadi UU sebagaimana diubah dengan UU Nomor 8 Tahun 2015 dan diubah terakhir dengan UU Nomor 10 Tahun 2016, calon harus memiliki setidaknya 6.5% dukungan dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilu terakhir, yaitu Pemilihan Presiden tahun 2014 yang berjumlah 1.318.750 jiwa, yaitu 85.719 dukungan. Dukungan tersebut dibuktikan dengan salinan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) disertai tandatangan pendukung terkait. Selain itu, sebaran pendukung tersebut harus lebih dari 50% jumlah Kecamatan di Banyumas yang berjumlah 27, yaitu 14 kecamatan. “Tidak harus sama rata, asalkan di setiap 14 Kecamatan itu ada pendukungnya,” tegasnya.

Persyaratan pencalonan jalur perseorangan tidak hanya berlaku untuk calon saja. Terdapat beberapa syarat bagi para pendukung calon perseorangan. Pendukung haruslah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan E-KTP, dan juga harus tercantum dalam DPT Pilpres Tahun 2014. Selain itu, juga terdapat larangan menjadi pendukung bagi mereka yang berstatus sebagai Tentara Negara Indonesia (TNI), satuan Polisi Republik Indonesia, Pegawai Negeri Sipil, Anggota KPU di Kabupaten/Kota, PPK, PPS, KPPS, Bawaslu, Panwas Kabupaten/Kota, Panwascam, Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL), pegawai kesekretariatan penyelenggara Pemilihan, Kepala Desa, dan perangkat desa.

Sosialisasi yang digelar di Aula KPU Kabupaten Banyumas tersebut dihadiri oleh Unsur pemerintahan Kabupaten Banyumas, perwakilan Ormas, Lembaga Sosial Masyarakat (LSM), Unsur Perguruan Tinggi di Banyumas, serta organisasi lain yang diundang oleh KPU Banyumas. Kegiatan berjalan selama kurang lebih dua jam,dan berlangsung dengan lancar.[rfk]

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!