Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

KPU Banyumas Undang Camat Se-Banyumas Bahas Persiapaan Pembentukan PPK dan PPS

Purwokerto – Camat se-Banyumas menghadiri undangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas dalam rangka pembahasan persiapan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Pertemuan berlangsung di aula KPU Banyumas pada Selasa (10/10) pukul 13.00 WIB. KPU Banyumas menghadirkan narasumber Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Banyumas, Sriyono.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KPU Banyumas, Unggul Warsiadi. Dalam sambutannya, ia mengatakan tentang pentingnya sinergitas dan dukungan dari Camat dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) serentak 2018. “Kami berharap Camat mendorong warganya untuk ikut menjadi PPK,” katanya.

Unggul juga menyampaikan bahwa pembukaan pendafataran PPK adalah pada tanggal 13-17 Oktober 2017. “Dan PPK yang terbentuk akan dilantik pada 1 November 2017,” sambungnya. “Dan untuk pendafaran PPK, berkas pengajuan dikirimkan ke kantor KPU Kabupaten Banyumas di Jalan H.M. Bachroen, Berkoh, Purwokerto. Nantinya, KPU Banyumas yang akan menyeleksi pendaftar tersebut dan akan dipilih lima (5) anggota PPK per Kecamatan.”

Pertemuan tersebut banyak membahas tentang hal-hal yang perlu disiapkan oleh Camat untuk pembentukan PPK. KPU Banyumas menanyakan tentang kesiapan sarana dan prasarana kesekretariatan PPK. “Di setiap kecamatan harus ada ruang untuk sekretariat PPK dan ruang untuk gudang penyimpanan kotak suara,” ungkap Imam Arif yang mendampingi Ketua KPU. Kotak suara per desa di setiap kecamatan akan dikumpulkan dalam ruangan tersebut. Dan untuk pendafaran PPK, berkas pengajuan dikirimkan ke kantor KPU Kabupaten Banyumas di Jalan H.M. Bachroen, Berkoh, Purwokerto. Nantinya, KPU Banyumas yang akan menyeleksi pendaftar tersebut dan akan dipilih lima (5) anggota PPK per Kecamatan.

Menanggapi hal itu, secara keseluruhan Camat menyanggupi permintaan dari KPU Banyumas. Namun ada beberapa Camat yang belum sepenuhnya menyanggupinya, seperti Camat Kembaran, Kemranjen dan Sokaraja. Mereka memiliki kendala teknis dalam pengadaan ruang dan sarana. “Pada prinsipnya kami mendukung. Tapi kami minta dukungan pengadaan tempat,” kata Widyo, Camat Kemranjen.

Menyikapi kesiapan sekaligus kendala yang masih ada di beberapa Kecamatan, Unggul menyampaikan kesiapannya untuk mengusahakan bantuan menyelesaikan kendala tersebut. “kami akan turunkan tim survei untuk mengevaluasi lokasi tersebut,” tegasnya.


Pada sesi materi, Sriyono selaku perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas juga turut mendukung langkah KPU bekerjasama dengan Camat se-Banyumas. Ia menyatakan bahwa Pemkab Banyumas siap mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada tahun 2018. Fasilitas yang akan diberikan terdiri atas fasilitas persiapan Pilkada yang meliputi sosialisasi pelaksanaan Pilkada serentak dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penggunaan hak pilihnya dalam Pilkada. Fasilitas berikutnya dalam sesi pelaksanaan Pilkada meliputi mendukung pendanaan, mengawal ketentraman dan ketertiban masyarakat, melakukan koordinasi untuk mendukung ketertiban Pilkada, identifikasi sosial politik wilayah dan mewaspadai adanya tindakan destruktif serta fasilitas sarana dan prasarana yang diperlukan dan fasilitas proses distribusi logistik.

Pertemuan yang berlangsung selama sekitar dua jam ini berjalan dengan lancar. Kegiatan menghasilkan kesepakatan dukungan dari Camat se-Banyumas atas penyelenggaraan Pilkada Serentak 27 Juni tahun 2018 mendatang.

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!