Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

LINDUNGI HAK PILIH, KPU BANYUMAS BUKA POSKO PERBAIKAN DPT

Purwokerto – Untuk melindungi hak pilih warga negara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menggelar Forum Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih pada Senin (1/10) di Aula KPU Kabupaten Banyumas. Acara tersebut digelar atas himbauan langsung dari KPU Republik Indonesia (RI) melalui surat nomor 1099 tentang penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP)-1.

Dalam  kegiatan ini, digulirkan sebuah gerakan serentak yang bersifat nasional, yang diberi nama Gerakan Melindungi Hak Pilih (#GMHP). Gerakan ini muncul sebagai respon KPU kepada rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait rapat pleno 15 September 2018 lalu bahwa KPU diberi waktu 60 hari untuk mencermati kembali DPTHP yang sudah diplenokan.

Di forum tersebut, KPU Kabupaten Banyumas bersama dengan Bawaslu Kabupaten Banyumas, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Banyumas, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Banyumas, Polres Banyumas, Kodim 0701 Banyumas, Rumah Tahanan (Rutan) Kabupaten Banyumas, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kabupaten Banyumas, dan partai politik akan bekerjasama untuk menyusun dan memberi masukan pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) baik daftar pemilih yang masih terindikasi ganda maupun pemilih yang belum masuk atau terdaftar dalam DPT.

Unggul Warsiadi, Ketua KPU Kabupaten Banyumas mengatakan, data yang nanti jadi diharapkan benar-benar sudah valid dan sudah merangkum semua masukan yang ada. Dengan demikian, lanjutnya, tidak ada pemilih yang tercecer dan semua pemilih masuk ke dalam DPT.

Terkait hal tersebut maka akan ada posko di KPU kabupaten, Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sejumalh 27 posko dan di Sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) sejumlah 331 posko untuk menampung masukan masyarakat terkait DPT. Selain itu juga akan diadakan rapat berjenjang mulai dari tingkat PPS, PPK, KPU Kabupaten, dan KPU Provinsi supaya DPTHP dapat disempurnakan.

Unggul Warsiadi, Ketua KPU Kabupaten Banyumas menyampaikan bahwa proses penyempurnaan DPTHP yang akan difinalkan membutuhkan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak.

“Gerakan ini punya semangat untuk menjaga hak pilih warga negara sehingga perlu bantuan dari berbagai pihak . Kalau semangat ini tidak muncul dari semua pihak maka tidak maksimal tercover”, katanya.

Unggul juga menegaskan bahwa harus ada pemberian fasilitas yang baik kepada pemilih yang sedang dalam kondisi tidak normal supaya pemilih tidak kehilangan hak pilihnya.

“Karena bayak pemilih yang berada dalam kondisi tidak normal seperti sedang berada di luar wilayah Tempat Pemungutan Suara (TPS) karena suatu hal, maka ini harus kita pikirkan bersama untuk memfasilitasi mereka”. Pungkas Unggul.

Semangat yang kuat dalam forum tersebut ditutup dengan deklarasi bersama dengan tagar #LindungiHakPilihmu yang ditandatangai oleh seluruh pihak yang terlibat di dalamnya. [ais/eka/mia]

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!