Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

PEMILU ADALAH WUJUD KEDAULATAN RAKYAT

Purwokerto – Pemilu adalah wujud kedaulatan rakyat. Idealnya, rakyat seharusnya terlibat dalam proses-proses politik. Tetapi, kerap Pemilu menjadi satu-satunya kesempatan rakyat untuk terlibat dalam politik. Untuk itu, rakyat harus menjadi fa’il (subyek) dalam seluruh tahapan pemilu, utamanya dengan menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara. Demikian salah satu materi yang disampaikan oleh Anggota KPU RI, Pramono Ubaid Tantowi, pada acara talkshow KPU Goes to Campus di Aula AK Anshori, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Kamis (22/3) kemarin. Kegiatan ini sendiri dihelat atas kerjasama KPU Provinsi Jawa Tengah dan Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik, UMP.

Di depan lebih dari seratus mahasiswa, Pramono menekankan bahwa jargon yang saat ini didorong KPU RI adalah Pemilih Berdaulat Negara Kuat. Menurutnya, pemilih yang berdaulat artinya pemilih yang berani menolak politik uang, sentimen SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan), hoaks dan berita bohong.

Lebih lanjut, anggota KPU RI yang membidangi perencanaan, keuangan dan logistik ini menyampaikan jika KPU saat ini serius sekali untuk menegakkan aspek integritas Pemilu. “Salah satu dari empat komponen pemilu yang berintegritas adalah integritas penyelenggara, selain integritas peserta, integritas pemilih dan integritas peradilan pemilu”, terang mantan Ketua Bawaslu Provinsi Banten ini. Untuk mencapi tujuan itu, lanjut Pramono, KPU beserta jajarannya berusaha untuk memastikan bahwa penyusunan daftar pemilih berjalan dengan sebaik-baiknya, menyebarluaskan informasi seluas-luasnya tentang tahapan kepada masyarakat dan memastikan bahwa suara pemilih tidak akan dimanipulasi.

Pramono berharap, mahasiswa dapat menjadi pemilih yang cerdas. Sebab, pada Pemilu 2019 pemilih dengan rentang usia 17-34, dimana usia mahasiswa di dalamnya, mencapai 32,1 persen, persentase tertinggi diantara umur pemilih lainnya. Maka, menjadi penting mahasiswa untuk terlibat dalam seluruh tahapan pemilu.

Pada kesempatan itu, Pramono yang didampingi oleh anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Diana Ariyanti, menyematkan pin relawan kepada sejumlah mahasiswa sebagai simbol pengukuhan 100 relawan demokrasi. (spa)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!