Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

PENDAMPING PKH JADI KEPANJANGAN TANGAN SOSIALISASI KEPEMILUAN

PURWOKERTO – Eksistensi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam melakukan pendampingan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) dianggap strategis untuk menyebarluaskan informasi kepemiluan. Mereka diharapkan bisa menjadi agen informasi kepada pemilih di desa.

Demikian disampaikan oleh Anggota KPU Kabupaten Banyumas, Yasum Surya Mentari saat Rapat Koordinasi Tahapan Pemilu Tahun 2019 dengan Pendamping PKH di Oemah Daun, Purwokerto, Kamis (20/12).

“PKH dekat dengan KPM sehingga bisa dilibatkan untuk menjadi agen informasi kepemiluan,” kata Surya di depan perwakilan koordinatir PKH kecamatan se- Banyumas.

Menurut Surya, pendamping PKH minimal mengenal informasi dasar Kepemiluan untuk dirinya sendiri. Selebihnya, lanjut Surya, pendamping PKH bisa berbagi informasi itu kepada PKM yang didampinginya melalui forum-forum yang tersedia. Semakin banyak agen informasi kepemiluan di Banyumas bisa menjadi faktor pendukung kesuksesan Pemilu yang akan digelar Rabu, 17 April 2019 mendatang.

Materi sosialiasi yang disampaikan antara lain, pengenalan lima surat suara, informasi jenis pemilih, dan diskusi tentang isue yang sedang marak di media sosial tentang bahan kotak suara dan isue orang gila boleh mencoblos. Menyikapi itu, KPU Banyumas memastikan bahwa kotak suara ini berbahan karton sehingga kuat dan tahan air. Selain itu, menyoal orang gila bisa menyoblos, KPU Banyumas kembali kepada peraturan KPU bahwa persyaratan mencoblos adalah pemilih memiliki KTP elektronik. Sedangkan orang yang diterangkan gila melalui surat keterangan dokter spesialis jiwa, maka hak pilihnya gugur.

Pertanyaan dari peserta sosialisasi antara lain tentang upaya KPU untuk melakukan sosialisasi pemilih, nasib warga negara yang tidak tercatat dalam DPT dan belum memiliki KTP elektronik.

“Bagi yang belum memiliki KTP elektronik kami dorong untuk segera melakukan rekam data,” katanya.

Sekadar informasi, jumlah pendamping PKH di Kabupaten Banyumas sebanyak 325 orang tersebar di 27 kecamatan dengan jumlah penerima penerima sebanyak 100.000an orang. [hwo]

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!