Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

PENUHI KEWAJIBAN, KPU BANYUMAS SOSIALISASIKAN KAMPANYE KE CALEG PARTAI

Purwokerto – Diundang oleh partai politik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menyampaikan sosialisasi terkait tahapan kampanye Pemilu Tahun 2019 ke Calon Legislatif (Caleg) partai politik tingkat Kabupaten Banyumas. Unggul Warsiadi, Ketua KPU Kabupaten Banyumas menyampaikan sosialisasi kepada Caleg dari partai Demokrat di D’Garden Hall & Resto, Senin (8/10) pagi. Pada waktu yang bersamaan, Imam Arif Setiadi, anggota KPU Kabupaten Banyumas menyampaikan sosialisasi kepada Caleg dari partai Gerindra di D’best Cafe, Purwokerto.

Pada kesempatan itu, Imam Arif menyampaikan bahwa prinsip berkampanye adalah mengikuti Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018.

“Di sana kan sudah jelas, jadi tim kampanye tinggal mengikuti saja,” ungkap Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi SDM dan Parmas ini.

Kegiatan kampanye, lanjut Imam, merupakan sebuah kegiatan di mana partai atau caleg menyampaikan visi, misi, program serta citra diri calon. Melalui kampanye ini, diharapkan masyarakat bisa menjadi cerdas dalam memilih calon. Selain itu, dengan kegiatan kampanye yang baik serta masiv dari tim kampanye partai, dapat berimbas kepada tingkat partisipasi pemilih yang tinggi.

Selain itu, fasilitasi Alat Peraga Kampanye (APK) yang disediakan oleh KPU juga menjadi bahasan penting yang disampaikan kepada peserta. Dalam fasilitasi ini, KPU Kabupaten Banyumas sedang dalam masa pengumpulan desain baliho dan spanduk dari partai politik. Dengan berdasarkan peraturan yang berlaku, Imam mengharapkan agar desain APK segera diserahkan ke KPU.

Sosialisai perkampanyean dimatangkan lagi dengan dihadirkannya Bawaslu dan Polres Banyumas sebagai pembicara dalam kesempatan itu. Bawaslu banyak menyampaikan tentang regulasi, batasan-batasan serta sanksi pelanggaran kampanye. Saleh Darmawan, anggota Bawaslu yang hadir pada saat itu mengatakan bahwa harapannya kampanye di Banyumas berjalan dengan tertib tanpa ada pelanggaran kampanye. Jika didapati ada pelanggaran, maka konsekuensi yang harus diterima tim kampanye adalah berupa teguran tertulis, penghentian kegiatan kampanye, atau pemindahan lokasi kampanye.

Sementara itu, perizinan kampanye juga merupakan hal urgen yang perlu diketahui oleh Caleg. Hal itu disampaikan oleh KBO Sat Intelkam Iptu Ratna dari Polres Banyumas kepada peserta. Ia menyatakan, pemberitahuan kampanye harus disampaikan ke Polres Banyumas paling tidak tujuh (7) hari sebelum pelaksanaan. Hal itu bertujuan agar Polres Banyumas bisa membuat rencana pembagian petugas dalam pengawasan, pengawalan, dan pengamanan kampanye. [rfk]

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!