Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

RAPAT KOORDINASI TAHAPAN PEMILU 2019 KPU DENGAN PARPOL SE-KABUPTEN BANYUMAS

Purwokerto –Jumat (08/02) KPU Kabupaten Banyumas mengadakan Rapat Koordinasi Tahapan Pemilu 2019 dengan Parpol Se-Kabupaten Banyumas di aula KPU Kabupaten Banyumas.

Rapat dibuka oleh Imam Arif Setiadi selaku Ketua KPU Kabupaten Banyumas. Imam menyampaikan tentang perbedaan antara Pemilu 2014 dengan Pemilu 2019. Katanya, Pemilu 2014 dipisah antara pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif. Sedangkan pada Pemilu 2019 besok, semuanya dilakukan serentak. Terdapat 5 surat suara yang akan dicloblos sekaligus.

Imam menjelaskan, lima surat suara yang akan digunakan pada Pemilu 2019 nanti memiliki pendanda warna yang berbeda. Warna abu-abu untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, warna kuning untuk DPR RI, warna merah untuk DPD RI, warna biru untuk DPRD Provinsi dan warna hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota. Selain itu, terdapat 3 jenis pemilih yaitu pemilih dalam DPT, pemilih dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) dan pemilih dalam daftar pemilih khusus (DPK). Pencoblosan yang sah yaitu jika pemilih mencoblos di nomor urut, logo partai, nama calon dan gambar calon.

“Apabila mencoblos logo partai maka suara masuk partai, apabila mencoblos caleg maka suara masuk caleg dan apabila mencoblos logo partai dan caleg maka suara masuk pada caleg, jelas Imam.

Penjelasan berikutnya disampaikan oleh Yasum Surya Mentari selaku anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi SDM, partisipasi masyarakat, pendidikan pemilih, dan sosialisasi. Ia menjelaskan tentang kategori pemilih serta menekankan pada mekanisme pindah memilih yang sekarang sedang digalakan oleh KPU. Surya mengatakan, pemilih yang pindah memilih di luar Daerah Pemilihannya akan mempengaruhi surat suara yang didapatkan dalam pemilu.

Dalam penyusunan daftar pemilih tambahan, lanjut Surya, terdapat tahapan-tahapan yang harus dilalui. Tahapan itu meliputi penyusunan DPTb oleh PPS, rekapitulasi DPTb oleh PKK, rekapitulasi dan penetapan DPTb oleh KPU/KIP Kabupaten/kota, rekapitulasi DPTb di KPU Provinsi/KIP Aceh dan rekapitulasi DPTb di KPU RI. Sementara bagi pemilih sendiri, layanan pindah memilih paling lambat diurus hingga 17 Februari 2019.

Sebagai informasi, alasan orang pindah memilih ada enam. Alas an itu adalah pelajar/santri/mahasiswa yang belajar di luar domisilinya, orang yang bekerja di luar domisili, sedang jadi napi/tahanan, tertimpa bencana alam, pindah domisili dan sedang dirawat di panti sosial/rehabilitasi. (res/why)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!