Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

RPP KPU BANYUMAS PENJALIN KOMUNIKASI KONSTITUEN DAN WAKIL RAKYAT

PURWOKERTO – Komunitas Pekerja Migran Indonesia Desa Datar Kecamatan Sumbang yang tergabung dalam Paguyuban SERUNI menjadi penutup dari rangkaian kunjungan Rumah Pintar Pemilu (RPP) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas di Tahun 2019.

Bertempat di Sekretariat Seruni di Desa Datar, Sumbang, Rabu (14/12/2019), KPU Banyumas kembali mengenalkan RPP dan mensosialisasikan hasil Pemilu 2019 yakni Anggota DPRD Kabupaten Banyumas secara langsung kepada masyarakat, khususnya Dapil 2 yang meliputi kecamatan Sumbang, Baturraden, Kembaran dan Sokaraja.

“Kami selaku penyelenggara Pemilu, berharap dengan adanya kegiatan ini, pemilih dapat berkomunikasi secara langsung dengan wakil rakyat terpilih, menyampaikan aspirasi bahkan menagih janji-janji yang dilontarkan pada saat kampanye dulu,” kata Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Imam Arif Setiadi.

Imam juga menjelaskan bahwa sebelumnya ada 9 kelompok yang dikunjungi oleh tim RPP KPU Banyumas yang tersebar di 6 dapil di wilayah Kabupaten Banyumas yakni SMA Mpu Tantular Kemranjen, SMK Plus Tunas Bangsa Kebasen, Kelompok Tani di Tinggar Jaya Jatilawang, Kelompok Dawis Perempuan Melung Kedungbanteng, Kelompok Perempuan Sholawatan Sokaraja Lor, Komunitas Pedagang Kaki Lima Jl. Kampus Grendeng, Penambang Pasir Desa Srowot Kalibagor, Penerima manfaat PKH Balai Desa Kracak dan Komunitas Pedagang Kaki Lima Taman Kota Ajibarang.

Dalam kesempatan ini, acara dimoderatori oleh Anggota KPU Kabupaten Banyumas divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM, Yasum Surya Mentari, yang kemudian dilanjutkan dengan perkenalan anggota KPU serta penyampaian materi tentang rumah pintar pemilu dan hasil Pemilu 2019 oleh Hanan Wiyoko, Anggota KPU Kabupaten Banyumas divisi Teknis.

Pendampingan Wakil Rakyat

Dari sembilan orang jumlah total anggota dewan di dapil 2, hadir empat orang yaitu dr. Budhi Setiawan (PDI-Perjuangan) yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Ito Anjarini, S.Sos (PDI-Perjuangan), Irwan Budi Santosa (Partai NasDem) dan Iwan Supriyanto, SH (Partai Demokrat).

Setelah perkenalan oleh masing-masing anggota dewan, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dua peserta menggunakan kesempatan ini mewakili aspirasi dari rekan-rekan paguyuban.

Lili Purwani, Ketua Paguyuban Seruni menyampaikan beberapa permasalahan yang dialami oleh wanita pekerja migran, antara lain penyalur tenaga kerja yang illegal dan bantuan terhadap kasus-kasus pekerja migran. “Ada pekerja migran yang tertipu, sudah kehilangan uang dan masih kesulitan mengambil dokumen identitas yang tertahan di PJTKI tersebut,” ungkap Lili.

Lili berharap anggota DPRD yang hadir dapat membantu menyelesaikan masalah ini dan menindak tegas oknum atau PJTKI tersebut. Selain itu adalah pendampingan serta pemberdayaan agar pekerja migran yang mayoritas perempuan dapat berkarya di daerahnya sendiri dan tidak berharap untuk kembali bekerja di luar negeri.

Sedangkan Sutarni, mantan pekerja migran yang saat ini melakukan usaha home industry criping pisang menyampaikan bahwa Seruni ingin ada perubahan yang lebih baik, terutama Ibu-ibu rumah tangga yang perlu tambahan untuk menopang ekonomi keluarga. “Pelatihan sudah sering kami dapatkan, namun belum ada pendampingan khusus hingga kami mandiri dan dapat produksi secara terus menerus, “ujar Ibu yang akrab disapa Nani.

Jalin Komunikasi 

Menanggapi aspirasi dari Sutarni, dr. Budhi menyarankan agar membuat proposal yang rinci sebagai bahan penyusunan program kegiatan oleh anggota dewan. dr. Budhi juga memberi masukan terhadap kemasan dan produk criping pisang yang disajikan oleh Sutarni dalam pertemuan tersebut, serta akan membantu penyaluran melalui Dinas dan UMKM terkait.

Iwan Supriyanto menambahkan mengenai tanggung jawab dan wewenang anggota DPRD. “Gunakan DPRD selaku wakil rakyat sebagai media solusi permasalahan rakyat,” tegas pria yang sebelumnya menjabat Kepala Desa Jompo Kulon, Sokaraja. DPRD juga memerlukan adanya komunikasi dari masyarakat serta informasi terkait PJTKI yang illegal dan permasalahan lainnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Irwan Budi Santosa, mantan kepala desa Gandatapa Sumbang yang telah dikenal akrab oleh peserta sosialisasi. Irwan menyatakan menanti kunjungan dari paguyuban seruni di kantor DPRD Banyumas.

Ito Anjarini, anggota dewan yang berlatar belakang pengusaha mengapresiasi pertemuan antara anggota dewan dengan konstituen dalam kegiatan rumah pintar pemilu yang dilaksanakan oleh KPU Banyumas ini. Beliau berharap hal yang baik ini dapat menjadi percontohan bagi KPU di Kabupaten/Kota lainnya. (sks)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!