Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

2021 Langka Pemilu, KPU Ngapa?

Tangkapan layar Live Instagram KPU Banyumas Menyapa edisi 03, Kamis (11/02/2021)

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas gelar program sosialisasi pendidikan pemilih secara Live di Instagram dalam program KPU Menyapa #3 dengan tema “Langka Pemilu, KPU Ngapa?”, Senin (11/2/2021).

Narasumber edisi kali ini adalah Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat dan dipandu oleh Anggota KPU Banyumas Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Yasum Surya Mentari.

“Terkait kerja KPU sebenarnya bukan hanya sekedar menyelenggarakan pemilihan dan tahapan saja, seperti dalam UU No. 7 tahun 2017 pada pasal 18 yang diantaranya terdapat poin yang menjadi dasar untuk berkarya di masa non tahapan,” ujar Yasum dalam pembukaannya.

“Kegiatan KPU tetap ada meskipun tidak sedang Pilkada, namun tidak terexpose media sehingga publik tidak mengetahui, misalnya saja pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, itu kan harus terus-menerus bersinerji dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) setiap bulan, KPU juga rutin mengadakan rapat pleno yang melibatkan berbagai pihak. Hal ini menjadi bukti bahwa masih banyak aktivitas rutin yang dijalankan oleh KPU,” jelas Yulianto.

Harapannya dengan adanya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan secara rutin dapat meningkatkan kepercayaan publik serta bermanfaat sebagai data pendukung instansi lain.
KPU sebagai lembaga vital yang kehadirannya sangat berperan penting dalam mengawal terselenggaranya setiap event pesta demokrasi, selalu terbuka dan menerima kritik saran masyarakat apabila menemukan data yang dianggap ganda atau bagi warga negara yang belum terdaftar DPT.

“Prinsipnya ketika tidak dalam proses tahapan, KPU tidak boleh berpikir tentang kendala pada anggaran, sebagai contoh kita bisa melihat KPU Banyumas yang berinovasi melakukan program pendidikan pemilih yang lebih dalam dari sekedar sosialisasi,” ujar Yulianto. Menurutnya KPU juga kerap memberikan sosialisasi agar tidak terjadi politik uang.

Dalam kesempatan ini, Yulianto juga memberikan apresiasi kepada KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang telah berhasil menyelenggarakan Pilkada serentak dengan baik dan tidak menimbulkan cluster baru di tengah pandemi.

Di akhir acara Yulianto menjelaskan jika pemilu tahun 2024, itu artinya tahun 2022 KPU sudah mulai menyiapkan tahapannya. Kebutuhan data juga akan di koordinasikan dengan partai politik. Ini menjadi salah satu kegiatan KPU yang sudah terdaftar dalam program kerja 2021. (asn)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!