Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

BABINSA KODIM BANYUMAS IKUTI SOSIALISASI PEMILU

PURWOKERTO – Meski netral dalam Pemilu, anggota Babinsa TNI AD diharapkan bisa membantu tugas KPU untuk memberikan informasi yang benar tentang tahapan Pemilu kepada masyarakat. Peran babinsa yang berada di desa dan koramil dianggap penting untuk mendukung kelancaran Pemilu hingga pelosok desa.

Demikian disampaikan Anggota KPU Kabupaten Banyumas, Hanan Wiyoko saat mengisi acara sosialisasi dalam acara ‘Apel Danramil dan Babinsa Tersebar Kodim 0701/Banyumas’, Rabu (12/12) di Aula Makodim Banyumas. Dalam acara tersebut, Hanan menyampaikan kesiapan penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Banyumas serta permasalahan dan antisipasi terkait kerumitan penyelenggaraan Pemilu serentak.

“Babinsa bisa menyebarkan informasi yang benar tentang tahapan Pemilu kepada masyarakat di desa-desa. Misalnya tentang pelaksanaan Pemilu, peserta Pemilu, dan informasi lainnya,” kata Hanan.

Saat tanya jawab, peserta sosialisasi aktif bertanya di antaranya tentang kebingungan masyarakat tentang hoaks orang gila boleh mencoblos, pencermatan data pemilih ganda, dan apakah unsur TNI boleh menghadiri acara undangan dalam pleno pemutakhiran data pemilih di tingkat kecamatan.

“Orang gila permanen jelas tidak boleh mencoblos. Yang kami catat dalam DPT adalah disabilitas mental/tunagrahita. Jadi tidak benar, kalau di media sosial rame bahwa orang gila bisa memilih,” tegas Hanan.

Soal data ganda, disampaikan bahwa KPU Banyumas beserta PPK dan PPS telah selesai melakukan pemutakhiran DPTHP-2 dengan mencoret pemilih ganda dan tidak memenuhi syarat. Saat ini, jumlah pemilih di Kabupaten Banyumas sebanyak 1.350.981 orang, terdiri 674.636 pemilih laki-laki dan 676.345 pemilih perempuan.

Di depan peserta yang hadir, komisioner bidang Divisi Teknis ini juga menunjukkan spesimen surat suara Pilpres, DPD dan surat suara pemilihan legislatif. Meski tidak memiliki hak pilih, para anggota TNI yang hadir terlihat antusias mengikuti sosialisasi. Hanan menegaskan, anggota TNI harus netral dalam Pemilu.

“Kami juga mohon dukungan dan kerjasama dengan unsur TNI agar Pemilu 2019 berjalan aman, lancar dan demokratis. Mari jaga bersama agar Banyumas tetap kondusif,” pungkasnya. (hwo)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!