Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

DANA HIBAH ANGGARAN PILKADA BANYUMAS TAK TERPAKAI HAMPIR LIMA MILIAR

Purwokerto – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas yang masuk ke dalam Pilkada Serentak Tahun 2018 gelombang II telah selesai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas telah berupaya menjalankan program, tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pilkada dengan semaksimal mungkin. Di penghujung Pilkada ini, sudah menjadi barang tentu KPU Kabupaten Banyumas menyusun dan melaporkan penyelenggaraan itu. Tercatat, dana hibah anggaran Pilkada Banyumas yang tidak terpakai mencapai Rp. 4.988.774.553,-.

Dari total anggaran Pagu yang mencapai Rp. 22.450.000.000,-, KPU Kabupaten Banyumas dapat menyelesaikan serangkaian Pilkada Banyumas dengan realisasi anggaran Rp. 17.461.225.447,-.

Disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Unggul Warsiadi, KPU sudah menyusun laporan penyelenggaraan dalam dua jilid buku tebal sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi penggunaan anggaran Pilkada.

“Anggaran yang tidak terpakai ini hampir lima miliar. Ini berasal dari banyak variabel,” tutur Unggul dalam audiensi antara KPU Kabupaten Banyumas dengan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas yang digelar di Rumah Dinas Bupati Banyumas pada Kamis (4/10) sore.

Ia melanjutkan, salah satu variabel yang memiliki persentase anggaran tak terpakai cukup tinggi adalah pada anggaran pencalonan dan kampanye. Pasalnya, anggaran yang mulanya dirancang untuk lima pasangan calon, rupanya hanya terpakai untuk dua pasangan calon saja yang ada di Banyumas. Dengan demikian, anggaran pencalonan dan fasilitasi kampanye pasangan calon banyak yang tidak terserap.

Lebih lanjut Unggul menjelaskan, Pilkada di Banyumas ini juga dapat dibilang sukses besar.

“Di Kabupaten yang jumlah pemilihnya berjumlah 1,3 juta lebih, tingkat partisipasi pemilih berhasil mencapai 74%,” terangnya.

Menurutnya, itu merupakan capaian yang cukup baik. Persentase itu berada di atas rata-rata persentase tingkat pemilih tingkat nasional.

Di samping itu, situasi penyelenggaraan Pilkada juga dapat dibilang aman, damai dan tentrem. Ia mengatakan bahwa hal itu dapat terwujud karena kedewasaan masyarakat di Banyumas dalam menyikapi Pilkada.

Merespon itu, Achmad Husein didampingi Sadewo selaku Bupati dan Wakil Bupati Banyumas terpilih menyampaikan, KPU sudah bekerja dengan profesional, adil dan maksimal.

“Kami melihat tidak ada keberpihakan baik di KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan PNS,” ungkap Husein.

Tidak hanya itu, Husein juga menyatakan bahwa Banyumas merupakan salah satu Kabupaten dengan penyelenggaraan Pilkada paling damai di Jawa Tengah.

Menyinggung laporan yang telah diserahkan, Husein mengatakan bahwa laporan itu akan segera diaudit oleh Badan Pengawas Keuangan. Ia mengucapkan terimakasih atas kerja adil, kerja keras dan kerja tuntasnya KPU Kabupaten Banyumas. [rfk]

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
%d blogger menyukai ini:
Click to listen highlighted text!