Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

INTENSIFKAN KONSOLIDASI DAN VERIFIKASI DATA PEMILIH, KPU BANYUMAS LAKUKAN KUNJUNGAN RUTIN KE DINDUKCAPIL

PURWOKERTO- Konsolidasi dan verifikasi data pemilih menjadi kunci kesuksesan program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Data kependudukan senantiasa dinamis, dan dengan demikian KPU mau tidak mau harus memutakhirkan data pemilih yang dimiliki agar senantiasa sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Untuk itu, KPU Kabupaten Banyumas secara rutin melakukan konsolidasi dan verifikasi data dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Banyumas seperti yang dilakukan Kamis kemarin (27/08/2020).

Kasubbag Program dan Data KPU Kabupaten Banyumas, Subhan Purno Aji, menjelaskan pihaknya senantiasa rutin untuk berkunjung ke Kantor Dindukcapil dalam rangka mengkonsolidasikan dan memrverifikasi data pemilih dengan data kependudukan termutakhir. Dia mengatakan hal itu dilakukan dalam rangka penyusunan rekapitulasi PDPB yang setiap dilakukan oleh KPU Banyumas. “Kami setiap bulan melakukan rekapitulasi PDPB dari hasil konsolidasi dan verifikasi data dengan pihak Dindukcapil. Hasilnya akan dilaporkan kepada KPU Provinsi,” katanya.

Subhan menambahkan Dindukcapil memberikan akses kepada KPU Banyumas untuk memverifikasi data pemilih yang belum lengkap komponen datanya melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Melalui SIAK, lanjut Subhan, daftar nama-nama yang memiliki potensi untuk dimasukkan ke dalam daftar pemilih dapat diverifikasi apakah masih berhak untuk memilih atau tidak. “Untuk pemilih baru, KPU Banyumas telah memiliki daftar nama tapi belum lengkap NIK, Nomor KK dan komponen lainnya. Melalui SIAK jika memang yang bersangkutan statusnya masih aktif pasti dapat diselesaikan (pengisian komponennya),” kata pria yang baru 3 bulan menjabat sebagai Kasubbag ini.

KPU Kabupaten Banyumas akan terus menerus mengkonsolidasikan dan memverifikasi data pemilih yang dimiliki tidak saja untuk memasukkan nama-nama baru tetapi juga memverifikasi data pemilih yang sudah terdaftar. Pemilih yang sudah terdaftar dapat kehilangan haknya jika yang bersangkutan telah meninggal, beralih status menjadi TNI/Polri, pindah domisili ke luar daerah (untuk Pilkada Banyumas) atau dicabut haknya. (SPA)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!