Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

KPU Banyumas Adakan Sosdiklih Bincang Parpol Bersama Gerindra

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id – Program NGODEMAS atau Ngobrol Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas  serial Bincang Parpol menghadirkan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Kamis (11/3/2021).

Disiarkan melalui channel YouTube KPU Banyumas, Bincang Parpol edisi kedua ini menghadirkan Sekretaris DPC Partai Gerindra Rahmat Imanda sebagai narasumbernya, dipandu oleh Suharso Agung Basuki, Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Hukum dan Pengawasan.

Awal perbincangan Imanda menjelaskan mengenai sejarah berdirinya Partai Gerindra, dilanjutkan dengan perolehan kursi di tahun pertama mengikuti pemilu (mendapatkan 4 kursi) dan terus mengalami peningkatan jumlah menjadi 6 kursi di 2014 dan 7 kursi di 2019.

Pada kesempatan ini pula Imanda menyampaikan strategi partainya dalam mengatasi permasalahan ekonomi yang melanda Indonesia akibat wabah pandemi. Antara lain mengusulkan program-program yang mengarah pada kegiatan padat karya, membantu masyarakat dengan memberi bantuan berupa sembako serta turut mensosialisasikan program vaksin covid-19. Selain itu Partai Gerindra mencoba mengadakan kegiatan pendidikan politik baik untuk pengurus maupun masyarakat khususnya generasi muda.

“Strategi menyerap aspirasi rakyat juga dilakukan Partai Gerindra melalui rekan-rekan di tingkat ranting, sebab merekalah yang menjadi ujung tombak pergerakan karena melalui mereka bisa tersalurkan dan membantu mencari solusi dari persoalan masyarakat,” jelas Imanda yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Banyumas.

Di akhir acara Imanda menegaskan bahwa Partai Gerindra adalah partai politik yang mempunyai visi untuk menjadi partai politik yang mampu memberikan kesejahteraan pada rakyat, keadilan sosial, dan tatanan politik negara yang berlandaskan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945 dalam wadah NKRI. Harapannya melalui Partai Gerindra kesenjangan ekonomi, kesenjangan sosial dan istilah hukum tumpul ke atas dihilangkan. (sks)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!