Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

KPU Banyumas Ikuti Uji Publik Komisi Informasi Jateng

Purwokerto – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas termasuk dari 10 KPU Kabupaten/Kota yang berhasil masuk dalam tahapan uji publik bersama 9 KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. “Uji publik merupakan tahap keempat yang sudah dilewati. Jadi nanti rekan-rekan fokus saja pada penyampaian kebijakan, pengadaan barang/jasa serta inovasi-inovasi yang telah dilaksanakan,”kata Handoko Saputra, komisioner Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah saat membuka uji publik tingkat KPU Kabupaten/Kota, Kamis (26/11/2020), secara daring.

Uji publik merupakan bagian dari rangkaian penilaian keterbukaan informasi publik oleh KIP Jawa Tengah. Di dalam uji publik, setiap badan publik diminta untuk memaparkan kebijakan keterbukaan informasi, kegiatan pengadaan barang dan jasa serta inovasi yang mendukung agar publik dapat mengkases informasi secara terbuka, termasuk upaya badan publik dalam penanggulangan pandemi COVID-19. Uji publik menjadi ajang untuk mengukur sejauh mana badan publik dalam melaksanakan kebijakan keterbukaan informasi.

Sejak Selasa (24/11/2020) lalu, KIP Jawa Tengah secara beruntun mengadakan uji publik keterbukaan informasi kepada sejumlah satker, seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jawa Tengah, RSUD, Pemerintah Kabupaten/Kota dan Badan Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota. Nantinya, KIP Jawa Tengah akah memberikan apresiasi kepada badan publik yang paling informatif.

 KPU Banyumas Sampaikan Sejumlah Inovasi

Sementara itu, Imam Arif Setiadi menuturkan pihaknya telah melaksanakan sejumlah inovasi keterbukaan informasi. Menurutnya, melalui penerbitan majalah secara berkala menunjukkan KPU Kabupaten Banyumas berupaya untuk memberikan informasi kepemiluan kepada masyarakat, meski diakuinya tidak selalu dapat dipenuhi dengan anggaran yang ada. “Sejak 2010 kami konsisten untuk menerbitkan informasi kepemiluan secara berkala. Awalnya berbentuk newsletter dan saat ini bentuknya majalah,” ujar Ketua KPU Kabupaten Banyumas ini saat menyampaikan materi kepada tim penilai.

Imam menambahkan masukan dan saran dari tim penilai sangat penting untuk pengembangan lembaga yang dipimpinnya. Sebab, diakuinya dalam beberapa aspek memang masih sangat lemah dan tertinggal dari KPU Kabupaten/Kota lain. “Kami menyadari dalam banyak hal tertinggal dari teman-teman KPU Kabupaten/Kota lain, makanya perlu ngangsu kawruh kepada teman-teman yang lebih baik,” ujarnya di sela-sela kegiatan uji publik.

Titi Anggraeni, salah satu tim penilai, mengapresiasi sejumlah inovasi yang telah dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota dalam meningkatan akses keterbukaan informasi. Menurut pegiat kepemiluan ini, KPU merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki database daftar pemilih terbesar di dunia. Jadi, sambungnya, sangat penting agar setiap satker KPU mampu untuk memanfaatkan kekayaan data itu. “Saya sangat mengapresiasi kepada teman-teman KPU Kabupaten/Kota yang memiliki inovasi,” ujar perempuan yang juga pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) ini. (SPA/ed-dir)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!