Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

Kunjungi Dindukcapil, KPU Banyumas Bahas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, Selasa (07/07/2020) pagi, bertandang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Banyumas di Jalan Jenderal Soedirman Nomor 320 untuk koordinasi terkait kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Rombongan KPU Banyumas dipimpin langsung oleh Ketua KPU, Imam Arif Setiadi, beserta komisioner, Sekretaris dan subbagian yang membidangi. Rombongan diterima Kepala Dindukcapil, Wisnu Jatmiko, didampingi Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang Pelayanan Administrasi dan Informasi Kependudukan.

Imam menjelaskan bahwa sesuai amanat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, KPU diminta untuk melaksanakan pemeliharaan daftar pemilih Pemilu. Menurutnya, penyusunan daftar pemilih pada Pemilu 2024 akan menggunakan hasil dari kegiatan pemeliharaan data yang rutin dilakukan. Dengan begitu, ke depan tidak ada lagi penyusunan daftar pemilih melalui pemutakhiran data pemilih dengan metode pencocokan dan penelitian (Coklit) oleh petugas KPU door to door ke setiap rumah. “Untuk itu, kami sowan (berkunjung) ke sini untuk koordinasi dan membahas soal teknis pemeliharaan data pemilih yang kami miliki, baik data pemilih yang tidak memenuhi syarat lagi ataupun penambahan pemilih baru,” ujarnya.

Seperti diketahui, mulai Januari 2020 KPU Kabupaten Banyumas telah melaksanakan sinkronisasi data dengan Dindukcapil. Sampai Mei 2020, KPU Banyumas telah melakukan sinkronisasi data dan telah menetapkan rekapitulasi data pemilih berkelanjutan sebanyak 1.352.941 jiwa atau bertambah 1.960 dari daftar pemilih Pemilu 2019 yang lalu. “Kami terkendala karena kami tidak memiliki ‘tangan’ sampai ke desa-desa untuk dapat melaporkan mana penduduk yang baru masuk 17 tahun, mana pemilih yang pindah masuk-keluar, berubah status jadi TNI/Polri atau yang meninggal. Jadi kami sangat mengandalkan data dari dinas (Dindukcapil),” tambah Imam, menjelaskan kendala yang dihadapi KPU selama ini.

Terkendala Regulasi

Dindukcapil menyambut baik dan siap membantu memfasilitasi kegiatan PDPB yang dilaksanakan KPU. Menurut Wisnu Jatmiko, dinamika penduduk di Kabupaten Banyumas sangatlah tinggi, baik untuk mutasi (pindah keluar-masuk), lahir, ataupun meninggal dunia. Maka, menjadi tantangan tersendiri untuk selalu memperbaharui administrasi kependudukan. Prinsipnya, lanjut Wisnu, Dindukcapil siap membantu memverifikasi dan memvalidasi daftar nama yang dikirim oleh KPU apakah yang bersangkutan masih memenuhi syarat sebagai pemilih atau tidak.

“Prinsipnya kami siap memfasilitasi karena sudah menjadi tugas kami. Asalkan sesuai dengan regulasi yang ada,” katanya. Terkait data pemilih yang baru, khususnya data penduduk yang memasuki usia 17 tahun, Dindukcapil menunggu petunjuk dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Sebab, menurutnya, semua hal yang berhubungan dengan data pribadi sangatlah terbatas aksesnya.

Sejauh ini, koordinasi KPU-Dukcapil memang sudah berjalan baik. Sebagai tindak lanjut pertemuan ini, KPU selanjutnya akan mengirimkan daftar pemilih di setiap kecamatan, kemudian data itu akan disandingkan dengan daftar penduduk yang telah diperbarui. Dari hasil itu, KPU dapat menetapkan Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan yang akan dilaporkan kepada KPU RI melalui KPU Provinsi. (SPA)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!