Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

Lampaui Target, KGTC Diikuti 1.706 Mahasiswa

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id – Kegiatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas Goes To Campus atau disingkat KGTC telah berakhir dan rupanya berhasil melampui target. Dari target KPU RI 1.000 peserta, KGTC berhasil menyasar 1.706 mahasiswa di 12 kampus di Banyumas.

Capaian jumlah peserta melebihi target ini diapresisasi Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Imam Arif S. Kata dia, banyaknya jumlah peserta dikarenakan kegiatan tersebut dilakukan dengan metode campuran, yakni tatap muka terbatas (offline atau luar jaringan) dan dalam jaringan (online atau daring). Hal ini dikarenakan sosdiklih diadakan di masa pandemi Covid-19.

“Antusias pemilih muda di kampus-kampus rupanya sangat tinggi. Dari tiap acara di kampus ternyata jumlah peserta membludak, khususnya partisipan lewat daring,” kata Imam Arif S, baru-baru ini.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan minat mahasiswa untuk mengetahui informasi kepemiluan dan demokrasi cukup tinggi. Kegiatan sosdiklih ini diadakan bekerjasama dengan 12 kampus, baik negeri dan swasta di Purwokerto dan melibatkan akademisi kampus setempat sebagai pembicara. KGTC diadakan sekitar dua bulan, dimulai sejak 5 Oktober 2020 dan berakhir 7 Desember 2020.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para rector, dekan dan narasumber yang terlibat dalam roadshow KGTC di 12 kampus di Purwokerto. Melihat animo ini kami berencana menggelar acara serupa di tahun akan datang,” kata Imam.

Dari data Subag Teknis dan Hupmas KPU Kabupaten Banyumas, lokasi kegiatan KGTC dan jumlah peserta tiap kampus kami tampilkan di bawah ini :

  1. Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Purwokerto, 100 peserta
  2. Institut Tekhnologi Telkom Purwokerto (ITTP), 139 peserta
  3. Universitas Amikom Purwokerto, 165 peserta
  4. Politeknik Kesehatan Semarang di Baturraden, 157 peserta
  5. Sekolah Tinggi Teknik (STT) Wiworotomo, 140 peserta
  6. STIE Putra Bangsa Kemranjen, 150 peserta
  7. Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 60 peserta
  8. Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto 76 peserta
  9. STIKOM Yos Sudarso, 194 peserta
  10. Fakultas Hukum Universitas Wijayakusuma (Unwiku) Purwokerto, 281 peserta
  11. Universitas Harapan Bangsa (UHB), 199 peserta
  12. FISIP Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), 45 peserta.

Anggota KPU Kabupaten Banyumas, Yasum Surya Mentari mengaku cukup puas dengan capaian peserta yang terjangkau sosdiklih. Menurutnya, hal tersebut sebagai upaya KPU Kabupaten Banyumas melakukan edukasi kepada pemilih muda. Dalam acara tersebut, kata dia, KPU berupaya menggugah kesadaran peserta untuk menggunakan hak pilih, berperan aktif dalam tumbuhnya demokrasi, dan menjaga kualitas demokrasi.

“Demokrasi sehat, maka negara akan kuat. Kami dengungkan ini kepada para mahasiswa, harapannya mereka mampu menjadi agen perubahan untuk merawat demokrasi, menjaga dari praktik-praktik menyimpang yang dapat merusak nilai-nilai demokrasi,” kata Surya yang menjabat divisi parmas dan sosdiklih. Ia menambahkan, tiap acara melibatkan dua narasumber yakni satu akademisi kampus setempat dan satu narasumber dari Komisioner KPU Kabupaten Banyumas.

Sementara itu, Sekretaris KPU Banyumas, Kasworo mengatakan, awalnya kegiatan KGTC akan menjangkau 20 kampus dan dilakukan dengan metode tatap muka. Namun karena pandemi Covid-19 dilakukan perubahan metode acara dan jumlah sasaran kampus.

“Kami berupaya maksimal agar kegiatan bisa berjalan dan tetap mengikuti protokol kesehatan,” kata Kasworo.

Kegiatan ini turut diapresiasi para akademisi kampus yang terlibat sebagai narasumber. Diantaranya Doktor Tri Wuryaningsih, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FISIP Unsoed. Ia berharap, kegiatan tersebut bisa diadakan di masa yang akan datang guna memberikan edukasi kepada pemilih muda di lingkungan kampus. (hwo)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!