Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

MEMATAHKAN TUDINGAN KECURANGAN

Gugatan Hasil Pileg DPRD Banyumas 2019

Hasil Pemilu Legislatif 2019 digugat. Seorang calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP di Dapil Banyumas 5 merasa hasil rekapitulasi perolehan suara KPU Banyumas berbeda dengan perhitungannya. Gugatan disidangkan di Mahkamah Konsitusi (MK) dengan hasil menolak gugatan dari PDIP. Bagaimana ini bisa terjadi?

Setelah melalui proses rekapitulasi berjenjang, penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten Banyumas selesai pada 3 Mei 2019. Hasil rekapitulasi dituangkan dalam surat keputusan (SK) KPU Kabupaten Banyumas nomor 765/PL.01.7-Kpt/3302/KPU Kab/V/2019. Di dalamnya berisikan hasil perolehan para peserta pemilu dari 5 jenis pemilihan. Kemudian secara nasional, KPU RI menetapkan hasil perolehan nasional dengan nomor 987/PL/01.8-Kpt/06/KPU/V/2019, termasuk perolehan suara sah caleg dan parpol dalam Pemilu Legislatif DPRD Kabupaten Banyumas.

Seorang calon anggota legislatif (caleg) di Daerah Pemilihan (Dapil) Banyumas 5, Jarot Gunadi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merasa tak puas dengan hasil tersebut. Menurutnya, ada perbedaan perolehan suara antara penghitungannya dan hasil KPU. Ia menghitung ada selisih suara di 20 TPS di tiga kecamatan, yakni di Kecamatan Lumbir (8 TPS), Kecamatan Ajibarang (6 TPS), dan Kecamatan Pekuncen (6 TPS). Data selisih perolehan suara ini ia peroleh dari salinan C1-KPU. Akibat perbedaan ini, ia merasa dirugikan. Bila hitungannya benar, ia merasa dirinya yang lolos meraih kursi delepan (terakhir) di Dapil Banyumas 5.

Hal ini direspon DPP PDIP yang mengajukan keberatan ke MK dengan surat bernomor : 2364/EX/DPP/V/2019 tertanggal 23 Mei 2019. Surat ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Hasto Kristiyanto.  Pengajuan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) itu diregister oleh MK dengan nomor : 75-03-13/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 tanggal 2 Juni 2019. Dalam surat tersebut, partai menyebutkan bahwa KPU berlaku curang. Menurut mereka, di Dapil Banyumas 5 bahwa KPU telah mengurangi suara PDIP sebanyak 48 suara sah, dan menambah 12 suara sah untuk Partai Gerindra. Hasil akhir ini berbeda dengan rekap KPU Banyumas. Berikut kami tampilkan perbedaan perolehan suara antara PDIP dan Partai Gerindra di Dapil Banyumas 5 versi pemohon dan termohon (KPU).

Setelah mengetahui adanya surat tersebut, KPU Kabupaten Banyumas dengan arahan KPU Provinsi Jawa Tengah segera menyiapkan daftar alat bukti (DAB) dan kronologis. Selain itu juga berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Banyumas. Menyikapi hal ini, Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi berpesan, agar proses penyusunan DAB dan kronologis disusun dengan profesional dan cermat. Termasuk agar para penyelenggara pemilu di 20 TPS dan tiga PPK di locus gugatan untuk tetap tenang dan menyampaikan informasi secara jujur dan apa adanya. Menurutnya, adanya gugatan merupakan ujian kinerja penyelenggara pemilu.

Proses pengumpulan DAB dan kronologis menggunakan acuan surat KPU RI nomor 877/PY.01.1-SD.03/KPU/V/2019 tanggal 26 Mei 2019. Berdasar surat tersebut, kelengkapan yang harus disiapkan kami tampilkan dalam tabel di bawah ini.

Tabel 02. Kelengkapan DAB di tingkat TPS, PPK, dan KPU Kabupaten

Berdasar acuan tersebut, KPU Kabupaten Banyumas melakukan pencarian dokumen-dokumen dan keterangan pendukung. Butuh proses dan waktu yang tidak sedikit. Misalnya harus mengumpulkan KPPS, PPS, dan PPK di locus gugatan, menyusun kronologis, membuat surat pernyataan ketua PPK terkait kronologis sewaktu pelaksanaan rekapitulasi di tingkat kecamatan, dan lain-lain. Proses kelengkapan penyusunan administrasi juga butuh perhatian esktra, misalnya mencari dokumen C1-KPU hologram, C1-plano dari 20 TPS, mengumpulkan dokumen lain. Berkat kekompakan dan kerja keras, akhirnya penyusunan DAB dan kronologis diselesaikan tepat waktu.

            “Dari alat bukti dan kronologis yang disusun, kami optimis penghitungan seperti yang sudah ditetapkan dalam rekapitulasi oleh KPU Banyumas sudah betul,” kata Imam Arif, Ketua KPU.

Proses selanjutnya adalah persidangan di MK. Sebelum sidang, KPU Kabupaten Banyumas mengirimkan alat bukti ke KPU RI yang membuka posko di Hotel Grand Mercure. DAB dan keterangan kronologis yang disusun sebanyak 3 kotak (boks) plastik. Kemudian dicek kelengkapan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah sebelum diserahkan ke MK melalui tim pengacara KPU RI. Begitu berkas diterima, proses selanjutnya adalah persidangan di MK.

Sesuai arahan KPU Provinsi Jawa Tengah, saat persidangan perkara digelar ada perwakilan dari KPU kabupaten/kota di Jawa Tengah yang hadir di kantor MK. Termasuk ketika agenda pemeriksaan saksi dan bukti. Masing-masing KPU kabupaten/kota yang memiliki perkara untuk menyiapkan pemberi keterangan. Dari KPU Kabupaten Banyumas, sebagai pemberi keterangan adalah Hanan Wiyoko, Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu. Pada persidangan tersebut, terkait adanya selisih perolehan suara Hanan mengakui ada kesalahan dalam proses penghitungan dan pembuatan salinan dokumen dari C1-plano ke C1-hologram maupun pembuatan C1-salinan untuk saksi.

            “Ada kesalahan penjumlahan dan penyalinan dokumen C1 di TPS. Namun kesalahan sudah direvisi saat rekapitulasi di tingkat PPK,” kata Hanan saat persidangan.

Waktu yang dinanti tiba. MK pada 7 Agustus 2019 menggelar sidang putusan. Untuk sidang putusan, KPU RI menginstruksikan agar KPU provinsi/KIP Aceh dan KPU kabupaten/kota yang ada gugatan supaya berada di kantor masing-masing. Dilarang untuk berangkat ke Jakarta guna menyaksikan sidang. Tujuannya agar KPU kabupaten/kota maupun KPU provinsi / KIP Aceh segera bersiap melaksanakan tindaklanjut putusan MK. Sesuai prediksi semula, hakim memutuskan menolak gugatan pemohon.

Maturnuwun kawan-kawan semua. Sejak awal kita optimis gugatan pemohon di Dapil Banyumas 5 akan ditolak. Ini membuktikan kerja kawan-kawan semua sudah profesional dan berintegritas. Sekali lagi terima kasih,” kata Imam Arif. (hwo)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!