Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

Mendalami Ilmu Jurnalistik, KPU Banyumas Ikuti Workshop KPU Jateng

Workshop Online KPU Jateng Via Zoom

Purwokerto – Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Yasum Surya Mentari beserta Sub bagian (Subag) Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas mengikuti Online Workshop yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dalam program Rabu Ingin Tahu dengan tema “Jurnalisticpedia”, Rabu (24/03/2021).

 

Disiarkan langsung melalui YouTube KPU Jateng, kegiatan ini bertujuan untuk menambah ilmu tentang jurnalistik serta cara memanfaatkan media digital sebagai wadah penyebaran informasi lembaga khususnya KPU.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber yaitu Zaki Amrullah, Managing Editor Kompas TV dan Diana Ariyanti, Anggota KPU Provinsi Jateng Divisi Sosdiklih dan Parmas. Dimoderatori oleh Kepala Bagian Hukum, Teknis, dan Hubungan Partisipasi Masyarakat Dewantoputra Adhipermana, acara dibuka dengan sambutan dari Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat yang menjelaskan pentingnya pemanfaatan media baru di masa sekarang.

“Pandemi ini terus mendorong kita untuk harus berkembang dalam menyebarkan informasi. Pemberdayaan sosial media dan media digital menjadi strategi efektif untuk berkomunikasi dengan khalayak,” kata Yulianto.

Materi pertama diisi oleh Diana yang menjelaskan strategi lembaga memanfaatkan media untuk bisa melakukan sosialisasi tentang pendidikan dan peningkatan partisipasi pemilih. Karena berdasarkan data yang ditampilkan Diana, banyak sekali masyarakat berbagai kalangan di Indonesia yang menggunakan media sosial di kesehariannya.

Peserta Workshop Jurnalisticpedia

Sementara itu, pemateri kedua, Zaki menyampaikan ilmu dasar media dan jurnalistik. Diikuti dengan penjabaran saran yang sebaiknya dilakukan oleh Humas KPU, antara lain menjalin relasi dengan media untuk update informasi, memanfaatkan sosial media (sosmed) menjadi media center, mengubah flyer atau banner menjadi ads atau iklan di sosmed, mengadakan sosialisasi pendidikan pemilu dengan webinar, serta memanfaatkan trend potensi local wisdom.

“Sesukses apapun pemilu kalau partisipasinya rendah, maka akan dianggap kurang berhasil. Sehingga sosialisasi pemilu terhadap masyarakat itu sangat penting,” kata Zaki.

Diakhir acara, Dewantoputra berharap workshop kali ini bisa membuat seluruh KPU di Indonesia bisa menggali lebih dalam penggunaan media baru sebagai perantara informasi antara KPU dengan khalayak. (rfs-ed sks)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!