Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

PENYANDANG DISABILITAS BANYUMAS LAKUKAN SIMULASI PENCOBLOSAN

PURWOKERTO – Puluhan penyandang disabilitas di Banyumas melakukan simulasi pencoblosan untuk Pemilu Tahun 2019. Simulasi dilakukan dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi Pemilu Tahun 2019 bagi Penyandang Disabilitas Banyumas, Rabu (20/2) yang digelar oleh KPU Kabupaten Banyumas bekerjasama dengan Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) cabang Kabupaten Banyumas.

“Ini merupakan upaya KPU Banyumas dalam rangka memberikan informasi kepemiluan secara menyeluruh, termasuk bagi penyandang disabilitas,” jelas Hanan Wiyoko saat ditemui awak media.

Dengan praktik mencoblos, terang anggota KPU Banyumas yang membawahi divisi Teknis dan Penyelenggaraan, peserta diharapkan mampu mengenali lima surat suara yang akan dicloblos saat Pemilu nanti. Serta memahami alur pencoblosan yang benar.

Atas kegiatan ini, Ketua PPDI Kabupaten Banyumas, Apri Hartanto memberikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Banyumas. Katanya, di masa-masa menjelang Pemilu, kegiatan sosialisasi Pemilu adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh peserta. Ia berpesan kepada peserta agar dapat menjembatani informasi dari kegiatan ini kepada masyarakat lainnya.

Dalam sosialisasinya, Hanan mengawali materi dengan menyampaikan informasi peserta Pemilu, waktu pelaksanaan Pemilu, cara mencoblos, jenis dan warna penanda lima surat suara serta ajakan untuk datang ke TPS pada saat Pemilu, Rabu 17 April 2019.

Kepada peserta, Hanan menekankan bahwa KPU Banyumas melalui KPPS akan membuat TPS yang aksesibel.

“Kami pastikan semua penyandang berbagai jenis disabilitas dapat mengakses TPS dengan mudah,” tegas Hanan.

Salah satu kemudahan bagi penyandang disabilitas saat mencoblos, lanjutnya, yaitu dengan disediakannya alat bantu coblos berupa template surat suara bagi penyandang tuna netra. Template ini tersedia untuk surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden serta surat suara pemilihan anggota DPD. Kata Hanan, terdapat huruf braile dalam template ini.

Sedangkan pada pemilihan anggota DPR, pemilih diperbolehkan mengajak pendamping pemilih dari keluarganya atau orang yang ditunjuk atau dari salah satu anggota KPPS.

Perlu diketahui, penyandang disabilitas di Banyumas ini meliputi penyandang tuna netra, tuna grahita, tuna rungu, tuna wicara dan tuna grahita.

Di waktu yang bersamaan, sosialisasi Pemilu Tahun 2019 bagi mahasiswa juga dilakukan di kampus IAIN Purwokerto. Hadir pada kegiatan itu Yasum Surya Mentari, anggota KPU Kabupaten Banyumas divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM sebagai narasumber. Selain menyampaikan informasi umum kepemiluan, Surya menekankan tentang mekanisme pindah memilih. Menurutnya, ini penting disampaikan agar semua mahasiswa luar daerah mau mengurus pindah memilih dan tetap bisa menggunakan hak suaranya di Banyumas. [rfk]

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!