Selama datang di KPU Banyumas   Click to listen highlighted text! Selama datang di KPU Banyumas
Situs Resmi KPU Banyumas

SISWA HARUS DIBERI PEMAHAMAN NORMATIF TENTANG DEMOKRASI DAN PEMILU

PURWOKERTO– Meski masih banyak persoalan dalam praktik demokrasi dan penyelenggaraan Pemilu di Indonesia, tetapi siswa harus sejak dini diberikan pemahaman normatif tentang Pemilu dan Demokrasi. Mereka harus tahu tentang idealitas demokrasi dan apa yang baik dalam penyelenggaraan Pemilu.

“Karena sekolah adalah lembaga pendidikan, maka siswa harus tahu idealitas (demokrasi dan Pemilu). Kewajiban pendidik adalah menyampaikan apa yang ideal dan normatif,” ujar Tohar, Kepala Cabang Dinas Wilayah X Provinsi Jawa Tengah, saat berbincang dengan Ketua dan rombongan KPU Kabupaten Banyumas, Kamis (10-09-2020) pekan lalu, di kantornya.

Persoalan-persoalan Pemilu seperti maraknya money politics dan kualitas pemimpin yang dihasilkan, lanjut pria yang pernah menjadi Kepala SMAN 2 Purwokerto itu, itu juga harus disampaikan agar siswa juga dapat mengamati dan merefleksikan apa yang seharusnya dan apa yang terjadi. “Kita harus menanamkan optimisme kepada siswa, meski masih banyak persoalan,” katanya.

Selain untuk bersilaturahmi, tujuan kunjungan KPU Kabupaten Banyumas ke Cabang Dinas Pendidikan adalah untuk menyampaikan rencana kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan pendidikan pemilih bagi para pemilih pemula. Menurut Imam Arif S., yang memimpin rombongan KPU Banyumas, sebagai instansi yang membawahi SMA dan SMK pihaknya sangat berkepentingan agar ada masukan dan saran bagi KPU Kabupaten Banyumas untuk kelancaran PDPB dan pendidikan pemilih.

Rencana “KPU Mengajar”

Salah satu yang dibahas adalah rencana kegiatan “KPU Mengajar”, yakni program pendidikan pemilih pemula dengan menyasar siswa SMA dan SMK. Menurut Yasum Surya Mentari, melalui “KPU Mengajar” nantinya para komisioner masuk ke kelas-kelas untuk menyampaikan materi terkait demokrasi, sejarah Pemilu, tata kelola Pemilu di Indonesia. Melalui kegiatan itu pula, lanjut Yasum Surya, para pengajar dari KPU Kabupaten Banyumas berbagi pengalaman tentang bagaimana menjadi penyelenggara dan bagaimana Pemilu diselenggarakan.

Sementara itu, ditanya bagaimana pelaksanaan “KPU Mengajar” di saat banyak sekolah masih melakukan pembelajaran jarak jauh, Yasum Surya mengatakan sepenuhnya mengikuti kebijakan di sekolah masih-masing. “Intinya kami mengikuti pembelajaran yang saat ini dilakukan. Baik metode daring atau luring kami siap,” sambung anggota KPU Kabupaten Banyumas yang membidangi divisi Parmas dan SDM ini. (SPA)

Ubah Ukuran Font
Ubah Kontras
Click to listen highlighted text!