Ratusan Siswa SMPN 3 Purwokerto Belajar Kepemiluan
PURWOKERTO – Dua ratusan siswa kelas VII SMPN 3 Purwokerto mendapatkan materi pengenalan demokrasi dan kepemiluan dari komisioner KPU Kabupaten Banyumas, Rabu (14/9) siang. Kegiatan tersebut merupakan Sosialiasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Kepala SMPN 3 Purwokerto, Yuli Antoro dalam sambutannya mengatakan, maksud sosialisasi dengan menggandeng KPU Banyumas sebagai narasumber adalah untuk mengajak generasi milennial berperan aktif, baik sebagai pemilih pemula maupun agen demokrasi. Harapan besar untuk para siswa SMP Negeri 3 Purwokerto dapat mengimplementasikan langsung praktik pemilihan umum di sekolah saat pemilihan ketua OSIS.
Sebagai narasumber dari KPU Banyumas adalah Khasis Munandar (Divisi Perencanaan, Data dan Informasi) dan Hanan Wiyoko, (Divisi Teknis Penyelenggaraan). Materi yang diberikan meliputi mengulas pemilihan ketua OSIS dan ketua kelas sebagai bentuk praktek berdmokrasi di lingkungan sekolah. Narasumber meminta agar ketua OSIS SMPN 3 Purwokerto tampil ke depan dan menceritakan pengalamannya. Begitujuga dengan tujuh ketua kelas VII, diminta tampil bersama-sama.
“Adik-adik nantinya kalau ada jadwal pemilihan ketua OSIS harus ikut terlibat dengan menjadi pemilih,” kata Khasis. Materi lain yang disampaikan Khasis adalah seputar ajakan menolak politik uang yang disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa.
Penyampaian materi kedua oleh Hanan Wiyoko adalah seputar pengenalan pemilu, fungsi pemilu, lembaga penyelenggara pemilu, dan syarat menjadi pemilih. Materi lain yang dibawakan adalah soal ajakan etika menggunakan gadget dan memanfaatkan gadget untuk mendukung pembelajaran.
“Adik-adik harus mengedepankan etika yang baik saat menggunakan gadget. Misalnya tidak menyalakan dan memainkan gadget saat berkomunikasi tatap muka. Juga tidak menggunakan gadget saat jam belajar. Tidak kalah penting adalah menggunakan gadget untuk hal-hal positif,” kata Hanan yang sempatb meminta para siswa mengangkat gadgetnya dan rupanya semua pelajar sudah memiliki gadget.
Agar suasana penyampaian materi tidak membosankan, kedua pemateri sering melempar pertanyaan dan joke. Pemateri juga sering berjalan mendekat dan menghampiri kursi peserta misalnya yang duduk di deretan belakang dan tengah untuk memastikan materi bias diterima.
Mendekati pemilu, kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Banyumas akan tetap rutin diadakan oleh KPU Banyumas dengan tujuan memberi pendidikan dasar untuk para pemilih pemula agar partisipasi masyarakat semakin tinggi sekaligus menekan angka golput. Selain dengan mengunjungi beberapa sekolah, KPU Banyumas juga melakukan sosialisasi dengan memanfaatkan beberapa media digital yang ada. (spr)