Berita Terkini

96

KPU Kabupaten Banyumas Mensosialisasikan Tahapan Penyusunan Daftar Pemilih kepada Stakeholders

PURWOKERTO - Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Tahun 2024 telah memasuki tahap Penyusunan Daftar Pemilih, ditandai dengan Coklit yang dimulai sejak 24 Juni 2024 hingga 24 Juli 2024. KPU Kabupaten Banyumas mengadakan Sosialisasi Tahapan Penyusunan Daftar Pemilih dengan mengundang para stakeholders seperti jajaran forkopimda, pimpinan Partai Politik, perwakilan ormas, dan perwakilan TPS loksus (lokasi khusus) yakni Lapas, Rutan, dan panti sosial, pada Kamis (27/06/2024), bertempat di D'Garden Resto and Hall Purwokerto. Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah, dalam sambutannya mengatakan bahwa Tahapan Penyusunan Daftar Pemilih dilakukan secara bertahap mulai dari Pencocokan dan penelitian (Coklit), penyusunan DPS, penyusunan DPSHP, hingga penyusunan dan penetapan DPT pada 21 September 2024. Sementara itu, hadir sebagai narasumber Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dindukcapil Kabupaten Banyumas, Ashar Nazarudin,SE dan pengamat politik, Hanan Wiyoko. Ashar menyampaikan materi mengenai peran Pemerintah dalam penyusunan daftar Pemilih, utamanya dalam menyediakan data kependudukan dan menyerahkan DP4 kepada KPU. Sementara Hanan menyampaikan materi tentang Daftar Pemilih yang berkualitas. Salah satu peserta, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Banyumas, David Kurniawan, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Coklit dalam Pemilihan Serentak 2024 sudah berjalan dengan baik, utamanya terkait data Pemilih disabilitas. "Saya sudah di-coklit. Dan sebagai Pemilih dengan disabilitas saya melihat petugas Pantarlih sudah menanyakan jenis disabilitas saya dan memperbaiki data kolom disabilitas dalam daftar pemilih. Saya berharap pelaksanaan Coklit terhadap Pemilih disabilitas di Kabupaten Banyumas dapat lebih baik dan menghasilkan data yang akurat, sehingga petugas di TPS nantinya dapat memberikan pelayanan yang aksesibel," kata David. Hadir pula dalam kegiatan sosialisasi ini, Kasrem 071/WK Letkol Inf Catur Irawan, Polresta Banyumas AKP Salim, S.E, Dandim 0701/BMS Letkom Arm Ida Bagus Adi Purnama, dan Sekretaris Bakesbangpol Bejo Siswanto. (DRT)


Selengkapnya
92

Hari Pertama Coklit di Sejumlah Tokoh di Banyumas

PURWOKERTO - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2024 sebentar lagi akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang. Pada Senin (24/06), KPU Kabupaten Banyumas melalui Pantarlih mulai melaksanakan tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) serentak di masing-masing desa/kelurahan di Kabupaten Banyumas. Kegiatan Coklit ini berlangsung pada 24 Juni 2024 sampai 24 Juli 2024. Coklit di Kabupaten Banyumas sendiri dilaksanakan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang berjumlah 5.195 orang di 2.646 TPS. Pada tahapan Coklit ini dilakukan untuk memastikan data pemilih pada Pilkada mendatang, sehingga masyarakat Banyumas terjamin hak pilihnya dan bisa berpartisipasi pada 27 November 2024 mendatang. Pada hari pertama Coklit, KPU Kabupaten Banyumas menyambangi sejumlah tokoh yang ada di Banyumas, seperti kunjungan ke Gus Luqman, Ketua PC Ansor Banyumas. Petugas Pantarlih yang menyambangi Gus Luqman mengungkapkan rasa grogi pada saat pelaksanaan Coklit di hari pertama ini. "Kebetulan ini kan tokoh, dan ini pertama kali bagi Pantarlih. Terus ditungguin dari KPU, Panwas Kecamatan, Panwas Desa, PPS, dan PPK, sehingga agak grogi," ujar Budi Rianto, anggota Pantarlih Pasir Wetan TPS 4. Walaupun begitu, Budi juga mengungkapkan hal tersebut tidak akan mempengaruhi kinerjanya sebagai Pantarlih dalam pelaksanaan Coklit kepada masyarakat nanti. "Tidak ada kendala pada Coklit masyarakat, karena saya masih satu desa, kenal, jadi enak untuk ngobrol dan proses coklit," ujar Budi. Kegiatan Hari Pertama Coklit ini juga turut didampingi oleh PPK. Khususnya dalam kunjungan ke Gus Luqman, PPK Karanglewas menyampaikan rasa senangnya bisa turut mendampingi Pantarlih. "Perasaannya senang bisa mendampingi Pantarlih untuk melaksanakan Coklit. Semoga Pantarlih lain juga bisa melakukan Coklit minimal 5 (lima) kartu keluarga (KK) dalam hari ini dalam Coklit serentak," ujar Dista Windiasih, Ketua PPK Karanglewas. Selain itu, kunjungan dan Coklit ke tokoh lain di Banyumas, yakni K.H. Mughni Labib selaku Rais Syuriyah NU Banyumas Periode 2023-2028. Tuan rumah menyambut baik para petugas dengan jamuan. Kegiatan Coklit pun dapat dilaksanakan dengan baik pula tanpa kendala. Tak lupa Kiai Mughni juga memberikan pesan dan harapannya terkait Pilkada mendatang. "Tentu harapannya Pilkada berjalan lancar tanpa halangan suatu apa pun. Memilih pimpinan daerah yang bermartabat. Kita sebagai orang Islam paling tidak punya kriteria mendekati sifat Nabi. Jujur, amanah, tablig, dan fatanah. Jujur dapat dipercaya dan transparan. Cerdas untuk dapat melayani masyarakat dan menyejahterakan masyarakat," ujar Mughni. Terakhir, kunjungan dan Coklit dilakukan ke Ma'ruf Cahyono yakni Guru Besar Fakultas Hukum UNISSULA Semarang & Sekjen MPR RI Periode 2016-2023. Dalam kunjungan dan proses Coklit ke Ma'ruf, ia juga memberikan pesan kepada pemilih Banyumas. "Pilkada merupakan proses demokrasi yang sangat penting bagi masyarakat Banyumas, utamanya dalam Pilkada bupati Kabupaten Banyumas. Tentu harapan saya agar tahapan-tahapan dalam Pilkada berjalan lancar, sukses, dan sesuai harapan. Sehingga proses Pilkada nanti bisa Luber dan Jurdil. Tentu harapannya, karena Pilkada memerlukan legitimasi dari para konstituen pemilih. Harapannya partisipasi masyarakat pada November nanti semakin meningkat, sehingga menghasilkan kepemimpinan yang tidak hanya berkualitas tetapi juga mendapatkan dukungan rakyat yang besar," ujar Ma'ruf. Dari semua kegiatan Coklit di ketiga tokoh tersebut, diakhiri dengan penempelan stiker coklit Pilkada di jendela depan rumah masing-masing. Ini juga menandai bahwa Pantarlih telah melakukan kegiatan coklit pada masing-masing rumah. Kegiatan mengunjungi tokoh pada hari pertama Coklit telah selesai dilaksanakan. Sufi Sahlan Ramadhan selaku Komisioner KPU Kabupaten Banyumas turut mendampingi kegiatan Coklit di ketiga tokoh ini. Ia juga turut senang dapat ikut serta mendampingi Pantarlih pada hari pertama Coklit. Ia dapat melihat secara langsung bagaimana proses Coklit yang dilakukan oleh Pantarlih. Selain itu kunjungan yang dilakukan di beberapa tokoh, diharapkan dapat turut menyukseskan pelaksanaan Pilkada mendatang. Tokoh-tokoh yang dipandang oleh masyarakat dan mempunyai pengaruh di masyarakat, diharapkan dapat turut menjadi opinion leader untuk meningkatkan partisipasi pemilih. (BRS/DRT)  


Selengkapnya
95

PPS se Kabupaten Banyumas Melantik 5.195 Pantarlih Pemilihan Serentak Tahun 2024

PURWOKERTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melalui PPS di setiap desa/kelurahan resmi menetapkan dan mengukuhkan 5.195 petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pemilihan serentak 2024 pada Senin (24/06/2024). Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, SDM), Sufi Rahlan Ramadhan menuturkan bahwa pelantikan dilakukan di setiap desa/kelurahan di wilayah Kabupaten Banyumas. "Untuk pelantikan 5.195 petugas Pantarlih  dilakukan oleh Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) di masing-masing desa/kelurahan, namun ada pelantikan yang dijadikan satu kecamatan di Balai Kelurahan Purwokerto Kulon yaitu seluruh Pantarlih di Kecamatan Purwokerto Selatan," ungkap Sufi. Pelantikan yang dilaksanakan di Balai Kelurahan Purwokerto Kulon turut mengundang Pj. Bupati Banyumas, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Ketua Bawaslu Kabupaten Banyumas, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Banyumas, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyumas, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyumas, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Jajaran Forkopimcam (Camat, Kapolsek, Danramil) Purwokerto Selatan, Panwascam Purwokerto Selatan, dan Lurah di 7 Kelurahan di Kecamatan Purwokerto Selatan. Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah, menjelaskan bahwa setelah dilantik, Pantarlih akan diberikan bimbingan teknis terkait etika dan tata cara pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih sebagai langkah agar petugas Pantarlih dapat melaksanakan tugasnya dengan lancar. "Setiap TPS nantinya akan melayani sekitar 400 pemilih atau lebih, sehingga setiap TPS akan terdapat 1 s.d 2 orang Pantarlih. Saya berharap bimtek yang diadakan setelah pelantikan ini dapat menjadikan petugas Pantarlih lebih lancar dalam melaksanakan tugasnya," kata Ofi sapaan akrab Rofingatun Khasanah. Setelah prosesi pelantikan, bimtek, dan apel persiapan Coklit Serentak, sebanyak 5.195 petugas Pantarlih langsung melaksanakan Coklit (pencocokan dan penelitian) untuk Pemutakhiran Data Pemilih dengan cara bertemu Pemilih secara langsung dan berdasarkan perbaikan dari Ketua RT/RW dan tambahan pemilih pada tanggal 24 Juni 2024 sampai dengan 24 Juli 2024. (dph/drt)


Selengkapnya
120

KPU Kabupaten Banyumas Gelar Rapat dengan PPK terkait Strategi Peningkatan Partisipasi Masyarakat

PURWOKERTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menggelar Rapat Koordinasi dan Bimtek Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kabupaten Banyumas di Hotel Meotel Purwokerto, Sabtu (22/6/2024). Anggota Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Sufi Sahlan Ramadhan menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat dalam Pemilihan merupakan hal yang penting karena menjadi indikator keberhasilan Pemilihan. Semakin tinggi tingkat partisipasi, maka semakin baik tingkat kepercayaan masyarakat. Maka dari itu, dibutuhkan strategi agar partisipasi masyarakat dapat naik dibanding Pemilu atau Pemilihan sebelumnya. "Berkaca dari Pilkada yang lalu dimana partisipasi masyarakat hanya sekitar 74%, maka diperlukan strategi agar partisipasi masyakarat naik, dimulai dari konsolidasi organisasi dan badan Adhoc dalam rangka sosialisasi masyarakat secara masif," ungkap Sufi. Adanya gap partisipasi pemilih yang cukup besar yaitu 5% pada Pemilihan 2018 dan Pemilu 2019 menjadikan banyak hal perlu ditingkatkan. Pasalnya, partisipasi masyarakat pada Pemilihan 2018 mencapai 74% dan berbeda sebesar 5% dibanding Pemilu 2019 yaitu sebesar 79%. Sehingga, diperlukan sosialisasi pada badan organisasi dan Adhoc agar lebih masif lagi dalam menyelenggarakan sosialisasi masyarakat secara efisien dan mudah dipahami agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan yang akan datang. Sebagai strategi untuk meningkatkan kompetensi PPK dalam Sosdiklih Parmas, hadir dua narasumber yaitu Ketua PWI Kabupaten Banyumas, Lilik Darmawan yang menyampaikan materi terkait public speaking dan strategi dalam melaksanakan sosialisasi bagi pemilih, dan Pegiat Media Sosial dari Info Purwokerto, Irfan Bachtiar yang menyampaikan materi teknik membuat konten dan teknik mengambil video yang menarik. Harapannya, dengan diadakannya bimtek dan penyampaian materi dari narasumber, dapat menyelesaikan hambatan-hambatan dan kesulitan yang ada dengan baik serta meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Serentak Tahun 2024. (dph/drt)


Selengkapnya
138

Ketua KPU Kabupaten Banyumas menjadi Narasumber Dialog dan Pagelaran Musik Pasca Pemilu 2024

PURWOKERTO - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah, menjadi narasumber dalam dialog yang digelar oleh RRI Purwokerto dengan topik "Bersatu dan Harmonis Dalam Perbedaan" di Halaman Kantor RRI Purwokerto, Sabtu (22/06/2024). Pada acara yang dipandu oleh host Desi Natalia dan Febrionix, hadir pula narasumber lainnya yakni Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyumas, KH. Taefur Arofat. Pada dialog interaktif ini, Rofingatun Khasanah menyampaikan terima kasih pada masyarakat Banyumas yang telah menggunakan hak pilihnya dan berpartisipasi dalam Pemilu 2024. Lebih lanjut, disampaikan juga tingkat partisipasi masyarakat pada pemilu 2024 dibandingkan Pemilu 2019 di Banyumas meningkat menjadi 82% atau selisih 3% dibanding Pemilu sebelumnya yaitu 79%. Peningkatan partisipasi masyarakat ini memang menjadi perhatian utama bagi KPU Kabupaten Banyumas, sehingga dibuat beberapa strategi mulai dari rapat internal KPU Kabupaten Banyumas, sosialisasi badan Ad Hoc, Sosialisasi pada masyarakat, dan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan simulasi TPS di kecamatan dengan partisipasi masyarakat yang rendah secara lebih intens. Pada Pemilu 2019, Tambak menjadi salah satu kecamatan dengan partisipasi masyarakat yang rendah yaitu dibawah 70%. Sehingga, Tambak menjadi kecamatan yang diutamakan untuk dilaksanakan simulasi pemungutan suara dan tanggap bencana karena menurut data berpotensi tinggi terjadinya bencana alam. "Alhamdulillah dengan banyaknya persiapan, partisipasi masyarakat di Kecamatan Tambak yang dulunya sebesar 69% naik menjadi 78% di Pemilu 2024," ungkap wanita yang biasa disapa Ofi. Peningkatan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 membuat KPU Kabupaten Banyumas lebih gencar dalam melaksanakan sosialisasi dan simulasi pemungutan suara menghadapi Pemilihan 2024 yang semakin dekat. Sosialisasi dan simulasi penting untuk sering dilakukan khususnya pada pemilih pemula karena partisipasi masyarakat merupakan indikator dalam keberhasilan pelaksanaan Pemilihan. (dph/drt)


Selengkapnya
94

KPU Kabupaten Banyumas dalam Dialog Pasca Pemilu RRI Purwokerto

PURWOKERTO – Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Teknis Penyelenggaraan, Sidiq Fathoni, menjadi narasumber dalam siaran RRI Purwokerto pada program Dialog Pasca Pemilu bertajuk "Pasca Pemilu Lanjut Pilkada", bertempat di RRI Purwokerto pada hari Rabu (19/06). Pada siaran tersebut, Tony, sapaan akrab Sidiq Fathoni, memastikan KPU Kabupaten Banyumas telah siap dalam penyelenggaraan Pilkada mendatang. Hal tersebut juga ditunjang dengan sosialisasi yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Banyumas secara masif, baik itu media massa maupun media cetak, dan juga media lainnya. Ia juga mengharapkan bantuan dan dukungan dari seluruh elemen dalam menyukseskan penyelenggaraan Pilkada 27 November 2024 mendatang. Siaran tersebut tidak hanya sekadar dialog antar narasumber saja, namun juga melibatkan partisipasi masyarakat yang dapat mengajukan pertanyaan seputar Pilkada mendatang. Terdapat beberapa pertanyaan baik dari telepon langsung maupun kolom komentar Youtube. Tony menyambut baik dari beberapa pertanyaan yang diajukan, yang menunjukan bahwa masyarakat turut antusias dalam menyambut Pilkada mendatang. Tony juga mengingatkan agar masyarakat dapat mengurus domisilinya. Hal ini agar masyarakat tidak kehilangan hak pilihnya nanti pada Pilkada mendatang. Sehingga setiap orang bisa berpartisipasi dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, serta pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur. KPU Kabupaten Banyumas juga menyambut terbuka partisipasi masyarakat tidak hanya saat pencoblosan surat suara saja. Masyarakat yang mengajukan saran dan kritik adalah hal bagus yang kemudian bisa membuat KPU Kabupaten Banyumas menjadi lebih baik lagi. “KPU Kabupaten banyumas terbuka menerima saran dan kritik karena itu membangun kami menjadi lebih baik,” ujar Tony. Sidiq menjelaskan juga terkait langkah yang ditempuh oleh KPU Kabupaten Banyumas dalam mendorong angka partisipasi pemilih, yakni melalui pendidikan pemilih. Sebagai contoh, untuk menyasar Pemilih Muda, KPU Kabupaten Banyumas melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan kampus-kampus yang ada di Kabupaten Banyumas. Selain itu juga merangkul mahasiswa yang tengah menempuh magang di KPU. Mahasiswa dapat mengetahui praktik secara nyata bagaimana kemudian kerja KPU dalam mempersiapkan pemilihan. Tidak hanya sebatas itu saja, tetapi juga dilaksanakan kelas pemilu untuk para mahasiswa magang. Materi tersebut dipaparkan oleh lima komisioner KPU Banyumas. Tony juga menyoroti mengenai masyarakat yang melakukan golput. Hal tersebut sangat disayangkan karena pemimpin akan menentukan nasib lima tahun mendatang. "Golput sama saja menggadaikan masa depan 5 tahun mendatang" Pada akhir sesi, Sidiq menambahkan harapannya pada Pilkada mendatang. "Harapannya ada tiga, pertama pelaksanaan Pilkada bisa berjalan aman dan damai. Kedua, Pilkada adalah sarana memilih wakil-wakil kita yang memimpin Banyumas. Jadi lakukan dengan riang gembira dan senang, jangan menggunakan hati yang ada dendam dan sebagainya. Kita selesaikan Pilkada ini sampai 27 November kita coblos selesai, ya sudah selesai. Kita sama-sama ikut membangun, siapapun pemimpin yang jadi, itulah pemimpin Banyumas yang sama kita dukung. Terakhir menjadi pemilih yang cerdas, bahwa uang bukan segalanya, tapi untuk mencari pemimpin itu harus dengan pertimbangan matang," tutup Tony (BRS/DRT)


Selengkapnya