Berita Terkini

165

Petugas Pantarlih Terima Hadiah Ikan Gurameh

SIDAMULIH - Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Sidamulih memberikan hadiah kepada tiga orang petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) terbaik 1, 2, 3 masing-masing berupa satu ekor ikan gurameh. Pemberian hadiah itu sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan atas prestasi dan dedikasinya dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugas pencocokan dan penelitian (coklit) calon pemilih pada Pilkada serentak tanggal 27 November 2024 mendatang. Ketiga orang pantarlih terbaik tersebut adalah Sumiyati sebagai terbaik 1,  Haryati terbaik 2 dan  Ida terbaik 3. Atas prestasi tersebut ketiganya mendapat hadiah berupa satu ekor ikan gurameh dengan bobot yang berbeda-beda berdasarkan peringkat yang diraihnya. Penyerahan hadiah dilakukan oleh Isna Arofah selaku divisi Sumber Daya Masyarakat (SDM) PPS Sidamulih yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiah (MI) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) 2 Sidamulih dihadiri oleh 18 petugas pantarlih, 3 orang PPS dan 1 orang pengawas desa, Jum’at (19-7-2024) Latar belakang pemberian apresiasi dan penghargaan ini adalah untuk memberikan semangat dan motivasi bagi petugas pantarlih agar dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, cepat, tepat dan benar sesuai ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan. Penentuan prestasi terbaik petugas pantarlih ini didasarkan pada kebenaran, ketepatan dan kecepatan waktu dalam menyelesaikan kegiatan coklit. Dimulai dari tahap pengisian buku, pengembalian Daftar Pemilih Tetap (DPT), Model A- Tanda Bukti Coklit, surat kematian, surat laporan setiap minggu, dan formulir pengisian data pemilih baru. Kemudian pada tahap terakhir petugas pantarlih minta tanda tangan Ketua PPS dan menyerahkan secara langsung hasil coklitnya. Dalam sambutannya Ketua PPS desa Sidamulih Akhmad Saebani mengemukakan bahwa meskipun petugas pantarlih sudah diberi bimbingan teknis, namun kenyataan yang terjadi, ketika diadakan crosscek ulang di lapangan ternyata masih banyak ditemukan stiker-stiker yang sudah ditempel di rumah warga namun belum ditulis secara lengkap hari apa, tanggal berapa, Tempat Pemungutan Suara (TPS) berapa pelaksanaan Pemilunya, dan belum ditandatangani petugas pantarlih. Hal-hal itu jika tidak segera diperbaiki pasti akan menjadi temuan sampai di Bawaslu. Akhmad Saebani juga menyampaikan bahwa setelah tanggal 24 Juli 2024 maka kontrak kerja pantarlih telah selesai. Namun meskipun kontrak kerja telah selesai, masih ada tanggung jawab sampai penetapan DPT. Apabila dibutuhkan maka pantarlih harus siap. Atas prestasi dan kerja keras petugas pantarlih, desa Sidamulih menempati peringkat tercepat 1 dari 9 desa di Kecamatan Rawalo dalam penyelesaian 100% coklit. Sumiyati, sebagai petugas pantarlih peringkat terbaik 1 merasa senang, bangga dan berterima kasih kepada PPS karena mendapatkan perhatian dari PPS. Ini merupakan kali kedua menjadi petugas pantarlih. Di sela-sela kesibukannya menjalani profesi sebagai tenaga pendidik, tugas dan tanggung jawabnya sebagai petugas pantarlih juga harus tetap dijalani. Sumiyati mendapatkan tugas mencoklit sebanyak 291 jiwa dan ditarget dalam waktu 3 pekan harus sudah selesai. Pagi, sore, siang, bahkan malam saat hujan pun tetap dijalani sebagai bagian dari tugas negara yang harus dijalankan dengan baik, sebagai bentuk tanggung jawab dan profesionalitas kerjanya. (smy)  Biodata Penulis : Nama : Sumiyati Pantarlih TPS 07 Desa Sidamulih


Selengkapnya
124

KPU Banyumas Gelar Pendidikan Pemilih untuk Perempuan di Kebasen

KEBASEN - Menyongsong tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Banyumas (Pilkada) Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan pendidikan pemilih khusus untuk perempuan. Acara sosialisasi ini berlangsung pada Kamis (18-07-2024), di RM Nasi Gandul Sami Remen, Jl. Raya Sampang-Buntu, Desa Sawangan, Kecamatan Kebasen. Mengundang para perempuan perwakilan di Kecamatan Kebasen antara lain Ketua PAC Fatayat NU Kebasen, Aisyiah, Perempuan Lintas Agama, Kelompok Wanita Tani, dan Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa, acara tersebut juga dihadiri oleh Camat, Kapolsek, dan Danramil Kebasen. Hal ini menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah dan aparat setempat terhadap upaya meningkatkan partisipasi politik perempuan dalam Pilkada Serentak 2024.  Mengawali acara, Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah menyampaikan bahwa “Lebih dari 50% jumlah pemilih di Kabupaten Banyumas ini adalah Perempuan. Oleh karenanya Ibu-ibu yang hadir saat ini memiliki peran penting untuk mensukseskan Pilkada sekaligus meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024.” Rofingatun juga berharap kaum perempuan dapat menjadi penggerak dalam peningkatan partisipasi pemilih serta berpartisipasi aktif dalam perhelatan Pilkada serentak 2024 ini. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Camat Kebasen, Wahyu Adhi Fibrianto yang menyampaikan bahwa partisipasi pemilih pada Pilpres 2024 lalu masih rendah, Jumlah laki-laki di Kecamatan Kebasen lebih banyak, tapi partisipasi lebih rendah daripada pemilih Perempuan. “Ibu-Ibu agar mengingatkan suaminya untuk nyoblos (menggunakan hak pilih di TPS) pada Pilkada 27 Nopember 2024 yang akan datang,” kata Wahyu Adhi Febrianto disambut gelak tawa peserta.  Dalam kegiatan ini, beberapa materi penting disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya. Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Yasum Surya Mentari memberikan penjelasan tentang tahapan, program, dan jadwal pemilihan, memastikan peserta memahami setiap langkah penting dalam proses pilkada. “Saat ini Pilkada sedang dalam tahapan pemutakhiran data pemilih, dilanjutkan pada akhir Agustus 2024 ada tahapan pencalonan kepala daerah dan akan ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada pada 22 September 2024. Selanjutnya kampanye dan pemungutan suara pada hari Rabu 27 November 2024,” jelas Pria kelahiran Kebasen ini. Selain itu, Rini Puji Susanti, akademisi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), membawakan materi mengenai pendidikan politik bagi pemilih perempuan, menyoroti pentingnya pemahaman politik yang baik untuk membuat pilihan yang tepat. Tak kalah penting, Oktafiani Catur Pratiwi, akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Jenderal Soedirman (FISIP Unsoed), menyampaikan tentang pentingnya partisipasi politik perempuan dalam pemilu/pilkada. Ia menekankan bahwa keterlibatan perempuan dalam politik adalah kunci untuk menciptakan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan seluruh masyarakat. Dengan diadakannya pendidikan pemilih ini, KPU Kabupaten Banyumas berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif perempuan dalam pilkada. Sosialisasi ini juga diharapkan dapat memberdayakan perempuan untuk lebih terlibat dalam proses demokrasi, baik sebagai pemilih yang cerdas maupun sebagai calon pemimpin di masa depan. Pendidikan pemilih seperti ini adalah bagian dari upaya KPU untuk memastikan bahwa semua lapisan masyarakat mendapatkan informasi yang cukup dan akurat mengenai proses pemilihan, sehingga dapat berpartisipasi secara maksimal dan bertanggung jawab. KPU Banyumas berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa hingga seluruh masyarakat siap menyambut Pilkada Serentak 2024 dengan antusias dan penuh kesadaran. (sks)


Selengkapnya
94

H-7 Banyumas Capai 100% Coklit

PURWOKERTO – Data hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Banyumas (Pilkada) Tahun 2024 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas per Kamis (18-07-2024) pukul 10.30 WIB atau H-7 sebelum akhir masa coklit 24 Juli 2024. telah mencapai 100%. Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi semua pihak yang terlibat dalam proses coklit, termasuk petugas lapangan yakni oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dan masyarakat yang turut berpartisipasi. "Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Namun, pekerjaan kita belum selesai. Masih banyak yang harus dilakukan terkait hasil coklit ini," ujar Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Yasum Surya Mentari.  Beliau menambahkan bahwa fokus, konsentrasi, komunikasi, dan kesehatan adalah hal-hal yang harus selalu dijaga untuk memastikan kelancaran proses selanjutnya. Pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal menuju penyelenggaraan pemilihan yang bersih, jujur, dan adil. Proses coklit yang dilakukan di Kabupaten Banyumas melibatkan verifikasi atau pencocokan dan penelitian serta pemutakhiran data pemilih, yang sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya pada Pilkada mendatang. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen KPU Banyumas dalam mendukung demokrasi yang transparan dan akuntabel. Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah menambahkan bahwa “Dengan pencapaian ini, KPU Banyumas siap melangkah ke tahap berikutnya dalam persiapan pemilu, sambil terus menjaga semangat kerja sama dan profesionalisme yang telah terbukti membawa hasil positif. Mari kita terus bersinergi dan menjaga kesehatan untuk menyukseskan pemilu yang akan datang.” (sks)


Selengkapnya
144

Tingkatkan Partisipasi Pilkada, KPU Banyumas Gandeng GMNI Purwokerto

PURWOKERTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas bersama Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Purwokerto menggelar Diskusi Publik dengan tema “Pilkada Sebagai Implementasi Nasionalisme Dan Peran GMNI Dalam Upaya Peningkatan Partisipasi Masyarakat” yang bertempat di Rumah Makan Mamlakah, Senin (17-07-2024). Diskusi dimoderatori oleh Cahyaningtias dari Satelit TV. Ketua KPU Banyumas, Rofingatun Khasanah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kreativitas dalam menjalankan sosialisasi Pilkada ini. “Kegiatan ini merupakan amanat bagi KPU Banyumas untuk berinovasi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Kami berharap dengan kerjasama ini GMNI bisa membantu serta berperan aktif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak 2024” ujarnya. Sidiq Fathoni, Anggota KPU Banyumas Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu menjelaskan bahwa dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih di Pilkada serentak 2024 ini, KPU Banyumas telah menyiapkan berbagai strategi dalam sosialisasi. Sosialisasi dilakukan melalui media sosial seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan Youtube akan digunakan untuk menyebarkan informasi terkait Pilkada. “Kami membuat konten kreatif dan menarik seperti video pendek dan infografis,” jelas Pria yang akrab disapa Thoni ini. Tak hanya itu, KPU Banyumas juga berkolaborasi dengan organisasi atau komunitas di masyarakat, salah satunya GMNI dalam upaya peningkatan partisipasi pemilih. Turut hadir pula Wakil Dekan III Fisip Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto Dra. Oti Kusumaningsih, M. Si., dalam diskusi ini beliau menyampaikan. “Rakyat memiliki peran besar dalam mengatur, menjalankan, dan mengawasi kebijakan pemerintah, yang mengubah pendekatan manajemen pemerintahan dari bersifat perintah menjadi musyawarah,” ujarnya. Dwi Andika Barnabas selaku aktivis GMNI tak lupa menambahkan bahwa kepemimpinan dalam Pilkada sangatlah penting karena menentukan nasib daerah dan masyarakatnya. “Tanpa pemimpin, suatu daerah akan mengalami kekacauan dan terancam oleh serangan internal maupun eksternal, yang dapat merusak nilai persatuan,” ujarnya. Dalam penutupannya, Thoni menekankan pentingnya sosialisasi melalui media sosial dan langkah-langkah proaktif seperti kerjasama dengan organisasi/komunitas masyarakat. “Kita harus mendekatkan hubungan emosional terlebih dahulu agar pesan lebih mudah tersampaikan. Ayo bersama kita tingkatkan partisipasi pemilih, ajak saudara, teman, tetangga untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 27 November 2024,” tutupnya. (ryn_ed sks)


Selengkapnya
111

Kelas Pemilu KPU Banyumas Ulas Sejarah Pemilihan Umum

PURWOKERTO - Dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa magang terkait sejarah pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Kelas Pemilu yang dipandu oleh Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM), Sufi Sahlan Ramadhan di Ruang Media Center KPU Banyumas pada Rabu (17-07-2024). Sufi menjelaskan pentingnya pemahaman sejarah pemilu bagi para mahasiswa, "Dengan mengetahui sejarah pemilu, mahasiswa dapat memahami bagaimana proses demokrasi berkembang di Indonesia dan peran penting pemilu dalam membentuk pemerintahan yang demokratis," ujarnya. Beberapa poin ponting dipaparkan Sufi, antara lain Maklumat X atau Maklumat Wakil Presiden pada tanggal 3 November 1946 yang dikeluarkan oleh Wakil Presiden Muhammad Hatta, yang mendorong pembentukan partai-partai politik sebagai persiapan penyelenggaraan pemilu pada tahun 1946. Ia juga menjelaskan tentang pemilu pertama yang berhasil diselenggarakan pada tahun 1955, dinamika politik pada masa Orde Baru, serta perubahan sistem pemilu pasca reformasi 1998. Sufi juga menekankan pentingnya pemilu yang demokratis, jujur, dan adil, sesuai dengan amanat Pasal 22E ayat 1 UUD 1945 yang menyebutkan bahwa pemilu harus dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali. Ia menambahkan bahwa saat ini KPU bekerja secara independen, dengan anggota yang dipilih melalui seleksi terbuka, berbeda dengan masa lalu di mana anggota KPU dipilih dari partai politik. Kelas Pemilu ditutup dengan harapan bahwa mahasiswa magang dapat menyebarluaskan pengetahuan yang mereka peroleh kepada masyarakat luas, serta turut serta dalam menyukseskan pemilu yang akan datang. Dengan semangat dan kerja sama, diharapkan partisipasi masyarakat dalam pemilu semakin meningkat, serta dapat memilih pemimpin yang berkualitas dan amanah. (fik_ed sks)


Selengkapnya
146

KPU Banyumas Gelar Rapat Kerja Evaluasi Coklit Pilkada 2024

PURWOKERTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas mengadakan Rapat Kerja (Raker) evaluasi kinerja pencocokan dan penelitian (coklit) untuk pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati 2024. Acara yang berlangsung di Aula KPU Kabupaten Banyumas ini dihadiri oleh Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Banyumas yang bertugas menangani Pemutakhiran data pemilih, Senin (16-07-2024) Raker ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan coklit yang telah berjalan, membahas kendala yang dihadapi di lapangan, solusi yang telah diterapkan, serta strategi untuk meningkatkan akurasi data pemilih ke depannya. Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah dalam sambutannya menekankan pentingnya rapat evaluasi untuk memantau perkembangan coklit serta mendiskusikan solusi atas masalah yang dihadapi di lapangan. “Rapat ini juga bertujuan untuk mendapatkan laporan dari masing-masing kecamatan terkait proses coklit yang telah berjalan dan menyampaikan setiap masalah yang dihadapi. Kami harap teman-teman Panitia Pemungutan Suara (PPS) responsif terhadap permasalahan di lapangan dan segera mengkomunikasikannya dengan KPU Kabupaten Banyumas. Masukan dari Panwascam juga sangat diperlukan," ujar Rofingatun, sambil menghimbau agar semua pihak menjaga kesehatan. Acara dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Banyumas, Yasum Surya Mentari.. Beliau menekankan pentingnya persiapan baik internal maupun eksternal untuk pleno penyusunan daftar pemilu di tingkat PPK dan PPS. "Pastikan semua warga yang memenuhi syarat tidak terlewat dalam proses coklit. Data hasil coklit harus akurat, mengingat anggaran yang digunakan untuk penyusunan dapil mencapai 3 miliar. Dengan anggaran sebesar itu, kita harus menetapkan standar tinggi agar tidak ada yang terlewat dan data akurat serta mutakhir. Jaga kekompakan dengan PPS karena penyusunan daftar pemilu masih panjang, tidak hanya sampai coklit saja, tetapi hingga penyusunan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTB)," jelasnya. Dalam kesempatan ini, para peserta raker saling berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi serta memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan proses coklit ke depannya. Diharapkan, rapat kerja ini dapat meningkatkan kinerja PPK se-Kabupaten Banyumas dalam melaksanakan tugas mereka, serta memastikan bahwa proses Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Banyumas berjalan dengan lancar, transparan, dan akuntabel. (anh_ed ryn)


Selengkapnya