Berita Terkini

191

Pentingnya Pengelolaan JDIH KPU Kabupaten Banyumas

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id – Pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menjadi tema Program NGODEMAS atau Ngobrol Demokrasi KPU Banyumas edisi JDIH dan ditayangkan di Channel YouTube KPU Banyumas, Jum’at (25/06/2021).  Narasumber Suharso Agung Basuki Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Hukum dan Pengawasan menjelaskan bahwa JDIH merupakan wadah pendayagunaan bersama atas dokumen hukum yang dibuat oleh KPU Republik Indonesia, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota serta merupakan sarana pemberian informasi hukum kepada publik secara lengkap, akurat, mudah, dan cepat.  “Dalam era digital ini pengelolaan JDIH memang ada sisi positif dan negatif, positifnya dokumen surat-surat keputusan rapi dan mudah diakses sedangkan negatifnya akan hilang jika termakan virus sehingga perlu dibackup,” ungkapnya. Pengelolaan produk hukum juga memiliki tujuan yaitu untuk memudahkan dalam pencatatan dokumen, kemudian untuk masyarakat sendiri bisa mencari atau mengakses data dari produk-produk hukum melalui website JDIH KPU Kabupaten Banyumas dan menjamin keselamatan dokumen produk hukum tersebut.  Kunjungi JDIH KPU Kabupaten Banyumas Klik disini Hingga saat ini ada 189 data mulai dari tahun 2012 sampai tahun 2021 yang sudah dikelola dan diupload oleh JDIH KPU Kabupaten Banyumas yang digawangi oleh Kasubag Hukum Sigit Budiyanto sekaligus host NGODEMAS kali ini. Diakhir acara Agung berharap agar tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengelolaan JDIH KPU Kabupaten Banyumas yang terlatih dengan baik yakni paham mengenai digitalisasi produk-produk hukum sehingga masyarakat mudah mengakses dan JDIH KPU Kabupaten Banyumas semakin berkembang dengan baik. (tln_ed sks)


Selengkapnya
155

NGODEMAS DEMOKRAT : Perempuan Juga Bisa Memimpin

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id – Sosialisasi pendidikan pemilih yang dikemas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas dalam program NGODEMAS atau Ngobrol Demokrasi KPU Banyumas, serial Bincang Parpol kembali disampaikan kepada masyarakat melalui saluran YouTube KPU Banyumas, Kamis (24/06/2021). Dalam edisi ke-27 ini, NGODEMAS mengundang Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Banyumas yang dihadiri oleh Susilo Rini selaku Ketua DPC dan dipandu Khasis Munandar Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Perencanaan, Data dan Informasi. “Partai Demokrat digagas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tahun 2001 dan ditetapkan 9 September 2001. Sedangkan di Banyumas partai ini berdiri di tahun yang sama,” kata Rini menjelaskan sejarah berdirinya Partai Demokrat. Kepada Sedulur NGODEMAS dirinya menyampaikan bahwa Partai Demokrat bersifat terbuka bagi siapa saja. Ia juga menjelaskan visi misi, program, dan struktur kepengurusan partai. Sebagai perempuan yang pertama menjadi Ketua DPC Partai Demokrat, dirinya menekankan pentingnya peran perempuan dalam segala lini kehidupan termasuk dalam bidang politik. “Indonesia ini sudah banyak aturan mengenai kepengurusan perempuan baik caleg maupun pengurus partai. Perempuan kini diberikan ruang yang lapang, jadi perempuan harus mau, mampu, dan didukung oleh lingkungan,” jelas Rini mengutarakan harapannya. Menuju konstelasi politik di tahun 2024, partai yang memiliki satu wakil di DPRD Kabupaten Banyumas periode 2018-2023 ini mulai mempersiapkan diri dengan melakukan konsolidasi internal, sosialisasi kepada masyarakat untuk mendapatkan simpati dan aspirasi, serta melibatkan kaum muda dalam kepengurusan partai dengan harapan masyarakat Banyumas akan lebih sejahtera. (liy_ed sks)


Selengkapnya
206

NGODEMAS PAN : Targetkan 6 Kursi di 2024

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id – Channel YouTube Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas kembali menayangkan Ngobrol Demokrasi KPU Banyumas atau disingkat NGODEMAS serial bincang Parpol, Kamis (17/06/2021). Pada edisi ke-26 ini NGODEMAS menghadirkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Banyumas yang dihadiri Fany Ardianto selaku Sekretaris DPD PAN dan dipandu Yasum Surya Mentari Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM. “PAN dideklarasikan 8 Agustus 1998 oleh Prof. Dr. H.  Amien Rais dibantu 50 deklarator yang merupakan bentuk respon saat itu yang kini dikenal dengan reformasi sebagai bentuk ikhtiar politik, kemudian di  Banyumas didirikan oleh H. AK Anshori sebagai ketua pertama dibantu Nana Sutikna dan banyak lagi tokoh yang merupakan tokoh-tokoh Muhammadiyah di Banyumas,” kata Fany menjelaskan sejarah didirikannya PAN. Selain menjelaskan visi misi, kepengurusan, dan program dari PAN, ia juga menyampaikan bahwa PAN bersifat terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung bersama PAN. Kepada Sedulur KPU Banyumas, Partai yang berlambang matahari terbit ini menargetkan 6 kursi legislatif di Pemilu 2024, dimana dalam menyambut suksesi pesta demokrasi 2024 PAN secara khusus melakukan pembenahan internal dan pola komunikasi. Dengan menggarap segmen kaum muda Partai ini mulai mempersiapkan caleg milenial yang akan diusung di 2024 yang kini menjadi prioritas dengan prosentase 60 : 40, dibarengi strategi membuat program yang sinergis dan berkolaborasi dengan gerakan anak muda yang saling memberikan manfaat. “Diharapkan masyarakat lebih terbuka atau lebih menerima akan keberadaan dari partai politik, karena tidak selamanya yang namanya politik itu jahat dan kotor. Segala proses yang ada di negeri ini tidak lepas dari yang namanya proses politik, proses politik salah satu kendaraannya ya partai politik,” pungkas Fany mengakhiri perbincangan NGODEMAS. (liy_ed sks)


Selengkapnya
219

Selaraskan Penyusunan RAB Pilkada Serentak 2024, KPU Banyumas Ikuti Rakor Daring Bersama KPU Provinsi

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas mengikuti rapat koordinasi penyelerasan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Pemilihan Serentak tahun 2024 secara daring, Rabu kemarin (16-06-2021). Rapat ini selenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah dan diikuti oleh seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.  Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat, menyampaikan pentingnya penyelarasan agar saat penyusunan anggaran ada pemahaman bersama tentang aturan sampai dengan detail teknis, misalnya estimasi jumlah pemilih dan Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Bagaimana kita mau mengakomodir jumlah pemilih. Jumlah pemilih itu krusial yang dimana nanti akan akan kebijakan  berdasarkan jumlah TPS yang menjadi landasan anggaran yang diusulkan dan bagaimana terkait perencanaan anggaran yang dimana daerah bisa memprogramkan dengan dana cadangan terkait Pilkada 2024. KPU Provinsi akan memandu KPU Kabupaten/Kota dalam menyusun rencana anggaran,” ujarnya saat membuka kegiatan rapat. Sementara itu, anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Perencanaan dan Logistik, Ikhwanudin mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk menyamakan asumsi dan prediksi yang dimaksudkan untuk memastikan beberapa asumsi berkaitan dengan besaran anggaran  dan diharapkan bisa sama dengan rumusan-rumusan anggaran. Dia juga menjelaskan mengenai tahapan-tahapan penyusunan pendanaan hibah pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pria asal Kabupaten Batang ini juga menjelaskan mengenai tahap persiapan dan pelaksanaan, operasional dan administrasi perkantoran untuk standar kebutuhan barang/jasa dan honorarium berdasarkan Keputusan KPU No. 444 / HK. 03. 1 – Kpt / 01 / KPU / IX / 2020. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Sri Lestariningsih, menambahkan pentingnya KPU Kabupaten/Kota dalam detail penganggaran kebutuhan logistik dan keuangan pemilihan serentak tahun 2024.  “Belajar dari Pemilihan 2020 tolong perhatikan mengenai pembayaran Pokja (Kelompok Kerja). Ini yang menjadi catatan,” kata perempuan nomor satu di Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah ini. Pada rakor ini, dari KPU Banyumas hadir Imam Arif S., Khasis Munandar selaku Ketua dan anggota divisi Perencanaan Data dan Informasi didampingi Sekretaris dan Kasubag yang membidangi. (RAR_edit SPA)


Selengkapnya
302

Asah Pengetahuan Mahasiswa, KPU Banyumas Adakan Kelas Pemilu Manajemen Resiko

Purwokerto – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas adakan Kelas Pemilu Manajemen Resiko Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 yang diikuti oleh mahasiswa magang, Senin (14/06/2021). Setelah pekan lalu mengadakan pelatihan menulis berita, kali ini KPU Banyumas mengadakan Kelas Pemilu dengan mengangkat tema Manajemen Resiko Pemilu dan Pilkada 2024. Acara diikuti 4 mahasiswa magang dari 4 kampus peserta magang,  diantaranya Laeli Ismiyati dari Universitas Islam Negeri Saifuddin Zuhri Purwokerto, Titik Listian Natasari dari Universitas Kristen Immanuel Yogyakarta, Fajar Dwi Prasetyo dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dan Feriana Subekti dari Universitas Nahdlatul Ulama Purokerto,  dipandu Hanan Wiyoko Anggota KPU Banyumas Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu. “Manjemen resiko yang dilakukan jauh tahun sebelum Pemilu maka akan memunculkan saran dan usulan ke KPU, Bawaslu, dan Stakeholder Pemerintah agar terjadi perbaikan dan tidak terjadi lagi hal-hal seperti yang terjadi di tahun 2019,” tutur pria yang kerap disapa Hanan ini. Dilaksanakan di Aula Kantor KPU Kabupaten Banyumas pukul 10.00 WIB sampai dengan 11.30 WIB, acara dibuka dengan sharing megenai berbagai pengalaman peserta dalam Pemilu 2019. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Hanan. Dalam pemaparannya Hanan menyampaikan terkait pengertian dan faktor-faktor resiko didalam penyelenggaraan Pemilu yang meliputi faktor internal dan faktor eksternal.  Diadakannya acara tersebut diharapkan peserta dapat memiliki pengetahuan mengenai manajemen resiko didalam teknis pelaksanaan Pemilu baik secara nasional maupun lokal, sehingga dikemudian hari peserta bisa terlibat didalam pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 di daerah asalnya masing-masing. Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. (ily)


Selengkapnya
236

Pelepasan Staff Keuangan Umum dan Logistik KPU Kabupaten Banyumas

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melepas salah satu pegawai sekretariat yang akan diperbantukan di KPU Provinsi Jawa Tengah per 1 Juli 2021, yakni Ramandar Aseptiono. Acara berlangsung di aula KPU Banyumas yang dihadiri oleh jajaran anggota KPU dan seluruh staf sekretariat beserta keluarga, Jumat (28/5/21). Ramandar menyampaikan sepatah kata perpisahan kepada seluruh pegawai KPU. “Saya meminta maaf apabila selama bekerja punya salah baik disengaja maupun tidak. Sebenarnya menurut saya ini belum perpisahan, karena surat mutasinya belum keluar, ini baru surat perintahnya saja,” ujar Rama. Dalam kesempatan yang sama Kasubbag Keuangan Umum dan Logistik KPU Kabupaten Banyumas, Subrantas Adhy Candra mewakili seluruh anggota KPU Banyumas menyampaikan kesan dan pesannya. Menurutnya pria yang akrab disapa Rama ini merupakan pribadi yang tidak pernah mengeluh dan pekerja keras. “Selama saya bekerja dan berproses bersama Mas Rama, Saya hampir tidak pernah mendengar keluhan dari Mas Rama, selama ini beliau pekerja keras, dan mau mencoba hal-hal baru serta bertanggungjawab,” ujar Subrantas.  Diakhir acara KPU Banyumas juga menggelar acara halal bihalal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dalam acara halal bihalal ini juga disampaikan ikrar oleh Sekretaris KPU Banyumas yang diwakili oleh Kasubbag Hukum, Sigit Budiyanto.


Selengkapnya