Berita Terkini

438

NGODEMAS Ramadhan: Memberdayakan Umat Melalui Sedekah

Purwokerto – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas kembali menggelar acara Ngobrol Demokrasi KPU Banyumas (NgoDeMas). Ditayangkan di Channel YouTube resmi KPU Banyumas, menghadirkan Direktur Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kab. Banyumas, Sabar Waluyo sebagai narasumber dan dipandu oleh Kasubag Program dan Data KPU Banyumas, Subhan Purno Aji, Jum'at (30/4/2021).   Secara singkat di awal perbincangan dijelaskan mengenai profil singkat lembaga Lazismu sebagai lembaga penyalur zakat resmi bagian dari Muhammadiyah. Perbincangan kemudian dilanjutkan dengan program-program yang digalakkan Lazismu Banyumas.   Lazismu Banyumas mencanangkan program dimana zakat, infaq, dan shodaqoh bisa memberdayakan masyarakat yang belum terberdayakan. Lazismu mengadakan program pendidikan yang mana zakat akan disalurkan kepada anak-anak yang kurang mampu untuk bisa melanjutkan sekolah. Selain itu di bidang ekonomi, Lazismu Banyumas mencanangkan program penyaluran dana untuk membangun UMKM dan program pemberdayaan masyarakat kecil di Banyumas.   “Adanya program penyaluran untuk pemberdayaan yang dilaksanakan Lazismu Banyumas tersebut diharapkan mampu mengubah karakter masyarakat. Lazismu berupaya mengubah karakter masyarakat yang terbiasa tangan di bawah, akan berubah menjadi kebiasaan tangan di atas,” kata pria yang akrab disapa Sabar ini.   Sabar mengungkap Lazismu Banyumas memberdayakan UMKM tidak hanya sebatas memberikan modal usaha saja, melainkan adanya pendampingan hingga pelaku UMKM baru bisa berdiri sendiri. Pada program pemberdayaan tersebut, Lazismu sendiri membentuk komunitas UMKM yang dibina oleh Lazismu Banyumas.   Sebagai penutup acara, Sabar mengajak agar para masyarakat Banyumas tidak hanya memberi bantuan materil kepada golongan kurang mampu, melainkan juga turut serta memberdayakan mereka agar bisa berdikari dalam segi ekonomi. Menurutnya, hal tersebut merupakan makna dari adanya zakat, infaq, dan shodaqoh dalam Islam.


Selengkapnya
501

133 Pemilih Baru Masuk DPB April 2021

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melakukan rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) bulan April 2021, Kamis (29/04/2021) di aula KPU Kabupaten Banyumas. Rapat penetapan dihadiri oleh seluruh komisioner dan jajaran sekretariat. Adapun hasil rekapitulasi DPB bulan April 2021 sebanyak 1.352.499, dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 674.993 dan pemilih perempuan sebanyak 677.506.   Rekapitulasi DPB yang ditetapkan mengalami penambahan dibandingkan dengan periode Maret 2021 sebanyak 133 orang pemilih baru, yang terdiri dari 54 orang laki-laki dan 79 orang perempuan berasal dari 18 kecamatan.   “Dari 133 orang yang dimasukkan ada yang berasal dari laporan masyarakat, ada juga yang hasil konsolidasi data dengan desa/kelurahan dan sisanya dari laporan siswa-siswi hasil kerja sama dengan KPU dengan sekolah-sekolah menengah,” tutur Khasis Munandar, anggota KPU Kabupaten Banyumas divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin).   Khasis menjelaskan kegiatan rekapitulasi pada April 2021 ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) KPU RI Nomor 366 Tahun 2021. Menurutnya, berbeda dengan SE sebelumnya KPU Kabupaten/Kota cukup melakukan rekapitulasi DPB secara internal dan menyampaikan hasilnya kepada partai politik, Bawaslu dan Dindukcapil.   “Pada periode Januari sampai Maret kita melakukan rekap pada acara Rakor setiap bulan dengan instansi terkait dan dituangkan dalam BA (Berita Acara). Tapi SE baru hanya cukup internal. Rakor hanya tiga bulan sekali,” kata mantan Anggota PPK Kemranjen ini.   Sementara itu, Kepala Sub-Bagian Program dan Data, Subhan Purno Aji, menambahkan sebelum melakukan rekapitulasi DPB setiap bulan pihaknya telah melakukan konsolidasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil). Dia menjelaskan data yang diperoleh tidak serta merta dimasukkan ke dalam DPB, tetapi dikonsolidasi dulu dengan Dindukcapil.   “Kami tidak langsung masukan hasil koordinasi dengan  desa, sekolah dan masukan masyarakat ke DPB. Tapi di-cross check dulu dengan Dinduk, apakah yang bersangkutan masih aktif secara kependudukan di Banyumas, apakah sudah rekam e-KTP apa belum. Kalau sudah pasti kami langsung masukan (ke DPB),” ujarnya ditemui disela-sela rapat penetapan.   Seperti diketahui, sesuai SE yang baru KPU Kabupaten/Kota akan mengumumkan hasil rekapitulasi DPB setiap bulan di papan pengumuman, website dan media lain. Pengumuman itu tidak hanya berupa rekapitulasi tetapi juga byname dan by-TPS hasil perubahannya. (SPA)


Selengkapnya
437

KPU Banyumas Adakan Sosdiklih Bincang Parpol Bersama Partai Berkarya

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas kembali menggelar Program NGODEMAS atau Ngobrol Demokrasi KPU Banyumas serial Bincang Parpol di YouTube KPU Banyumas. Pada edisi ke-17 NGODEMAS mengundang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Berkarya yang diwakili oleh Wakil Sekretaris DPD Partai Berkarya Kabupaten Banyumas, Dwi Haryanto dan dipandu Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Khasis Munandar, Kamis (29/4/2021).   Berkarya adalah hasil penggabungan dari Partai Beringin Karya dan Partai Nasional Republik (Nasrep). Partai Berkarya terbentuk dalam rangka mengikuti kompetisi untuk menduduki kursi pemerintah.   Partai Berkaya mempunyai misi membangun bangsa Indonesia tentunya dengan berkarya, serta misi membangun Negara Republik Indonesia lebih baik. Selain itu, Partai Berkarya memiliki program yaitu meningkatkan partisipasi politik baik anggota maupun masyarakat.   “Kami sepakat untuk selalu menjunjung tinggi aspirasi masyarakat Banyumas,” ujar Dwi. Partai Berkarya merupakan partai yang terbuka, bagi warga masyarakat yang ingin bergabung dapat secara langsung menghubungi salah satu pengurus yang ada di daerahnya masing-masing, sehingga mempermudah masyarakat.   Di akhir sesi Dwi mengajak seluruh masyarakat Banyumas untuk bersama-sama membangun Kabupaten Banyumas yang lebih baik dengan cara Berkarya. (asn)


Selengkapnya
472

KPU Banyumas Ikuti Workshop Penguatan Kapasitas Kehumasan

Purwokerto kab-banyumas.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia Yasum Surya Mentari beserta Kasubag Teknis dan Hupmas Tunggul Hamisena mengikuti Workshop Penguatan Kapasitas Kehumasan “Meningkatkan Citra Lembaga Melalui Pengelolaan Konten Media Sosial dan Optimalisasi Fungsi Kehumasan” yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Senin (26/04/2021).   Tema tersebut sekaligus menjadi tujuan dari  Online Workshop   yang disiarkan langsung melalui YouTube KPU Jateng ini. Dalam acara  Workshop   ini menghadirkan dua narasumber yaitu Asmono Wikan  Founder   Humas Indonesia.id dan Wicaksono (@ndorokakung) Digital Creator Dimoderatori oleh Dimas D. Narottama Sub Koordinator Subbag Teknis dan Hupmas KPU Provinsi Jawa Tengah. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Kominfo Jawa Tengah yang diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Agung Kristianto.   Pemateri pertama, Asmono Wikan menyampaikan bahwa seorang  public relation   mempunyai posisi strategis dalam proses komunikasi. Selain itu, Asmono juga menjelaskan pentingnya peran kehumasan dalam membangun citra dan reputasi lembaga. Di akhir sesi, Asmono mengingatkan agar semua lembaga dapat memanfaatkan momentum dengan baik untuk menunjukkan keberadaan lembaga tersebut.   Sementara itu, pemateri kedua, Wicaksono menyampaikan beberapa strategi terkait optimalisasi konten termasuk memberikan bocoran konten apa saja yang dapat dilakukan oleh sebuah lembaga untuk menarik  endorsement  .   Diakhir acara, Dimas berharap melalui  workshop   ini dapat meningkatkan kapasitas kehumasan melalui pengelolaan konten media sosial dan dapat melaksanakan fungsi kehumasan secara optimal. (asn)


Selengkapnya
434

KPU Banyumas Ikuti Review Putusan MK Pemilihan Serentak 2020

Purwokerto, kab-banyumas.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan Rabu Ingin Tahu (RIT) dengan tema “Review Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam Pemilihan Serentak 2020” yang di selenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota dan juga Kasubbag Hukum, Kasubbag Teknis dan Hupmas serta Kasubbag Program dan Data se Jawa Tengah secara daring melalui zoom meeting, Rabu (21/04/2021).   “Dengan diadakan kegiatan ini semoga dapat menjadi gambaran penyelenggara pada saat penyelenggaraan Pemilu yang akan datang,” kata Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat dalam sambutannya.   Dalam kegiatan tersebut Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi Jawa Tengah, Muslim Aisha menyampaikan bahwa total ada 136 perkara yang didaftarkan ke MK, namun yang diregistrasi sejumlah 132. Kemudian dari 132 perkara tersebut telah diselesaikan 100 perkara dan 32 perkara lagi masih proses persidangan lanjutan. Dari 100 perkara tersebut 90 perkara telah diputus tidak dapat diterima karena pemohon tidak mempunyai  legal standing   dan juga melampaui batas tenggang waktu dan 10 perkara telah mendapat ketetapan MK dikarenakan permohonan ditarik kembali, permohonan gugur dan permohonan bukan merupakan obyek kewenangan MK. Adapun perkara yang di kabulkan ada 17.   ”Dari 17 perkara yang disidangkan MK ini ada fakta hukum yang unik dan sebenarnya proses di MK ini bagi KPU sesuai dengan yang kita prediksikan,” kata Komisioner yang akrab di sapa mas Muslim ini.   Beberapa Putusan Hakim MK yaitu Pemungutan Suara ulang di beberapa TPS di Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Kalimantan Selatan, sedangkan Pemungutan Suara Ulang seluruh TPS di Kabupaten Boven Digul, Provinsi Jambi, Kabupaten Nabire dan Kabupaten Sabu Raijua.   Suharso Agung Basuki, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Banyumas mengapresiasi kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat penting bagi penyelenggara Pemilu khususnya KPU Kabupaten Banyumas. Memberikan kita pemahaman terkait permasalahan-permasalahan yang ada dan di harapkan ke depan permasalahan seperti itu dapat kita antisipasi dan terimakasih kepada KPU Provinsi Jawa Tengah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” pungkas Agung. (sby-ed sks)


Selengkapnya
448

Ngodemas Edisi Hari Kartini Hadirkan Perempuan Pegiat Sosial

Purwokerto – Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas menghadirkan sosok wanita inspiratif, Andayati dalam acara Ngobrol Demokrasi KPU Banyumas (NgoDeMas) pada Rabu (21/04/2021). Acara tersebut disiarkan melalui akun YouTube resmi KPU Banyumas dengan dipandu oleh Staf Teknis dan Hupmas KPU Banyumas, Sarikasih.   Andayati adalah seorang ibu, istri, guru, dan juga seorang pegiat sosial Komunitas Gumelar Peduli Umat yang berusaha melayani masyarakat disekitarnya. Beliau merupakan pendiri Yayasan Nurul Huda Gumelar yang bergerak di bidang pendidikan, agama, dan sosial. Beliau juga seorang guru honorer di Sekolah Dasar Negeri 2 Gumelar.   Kiprah kegiatan sosial Andayati pada mulanya adalah sebuah instansi pendidikan taman kanak-kanak (TK) yang diberi nama TK Nurul Huda Gumelar. Pendirian taman kanak-kanak ini berangkat dari anggapan masyarakat di sekitarnya bahwa menyekolahkan anak di TK itu mahal dan buang-buang biaya.   Berangkat dari stigma masyarakat di sekitarnya tersebut, Andayati mendirikan sebuah taman kanak-kanak yang terjangkau dan diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Andayati bekerjasama dengan sejumah guru dan tokoh masyarakat sekitar sehingga berdirilah TK Nurul Huda Gumelar pada tahun 1996.   Taman kanak-kanak yang digagasnya menggratiskan biaya pendidikan untuk beberapa golongan seperti anak-anak kurang mampu, anak yatim piatu, anak dengan kebutuhan khusus, serta anak kembar yang mana salah satunya akan mendapat biaya pendidikan gratis. Penggratisan ini merupakan ikrar beliau saat mendirikan TK tersebut.   Berjalan beberapa tahun, gerakan pendidikan yang digagas beliau semakin berkembang dengan pesat. Perkembangan inilah yang memulai gerakan-gerakan sosial Yayasan Nurul Huda Gumelar seperti pendampingan terhadap anak-anak disabilitas dan masyarakat miskin yang sakit untuk mau berobat, dan juga layanan ambulan gratis. Beliau juga mendirikan rumah singgah yang diperuntukkan untuk orang sedang melakukan perjalanan jauh dalam rangka berobat ke rumah sakit, serta Sheltered Workshop Peduli yang merupakan wadah untuk mendidik dan memberdayakan anak-anak berkebutuhan khusus di Gumelar.   Perempuan kelahiran 18 November 1969 ini juga mengungkapkan suka duka dalam bakti sosial tersebut. Beliau mengungkap bahwa terkadang usaha beliau terkendala pada kurangnya dana operasional dan kompleksitas saat masa pendampingan. Namun dengan doa dan uluran tangan dari pihak lain, hal-hal tersebut dapat diatasi.


Selengkapnya