Berita Terkini

504

KPU Banyumas Selenggarakan Rapat Pleno Laporan SPIP Bulan Juli 2021

Purwokerto – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melaksanakan Rapat Pleno Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) bulan Juli 2021 secara hybrid (daring dan luring) yaitu di ruang komisioner KPU Kabupaten Banyumas dan zoom meeting Jumat (06/08/2021).  Rapat yang dipimpin oleh Ketua KPU Imam Arif S dan diikuti oleh anggota KPU, Sekretaris, Kasubag beserta staf terkait, diadakan rutin setiap bulan pada minggu pertama untuk pengesahan SPIP.  Dalam Berita Acara nomor : 400/PW.01.BA/3302/KPU-Kab/VIII/2021 menyebutkan Hasil Rapat Pleno Laporan SPIP Bulan Juni 2021 adalah sebagai berikut :  1. Checklist kartu kendali dan data dukung terlampir dalam Berita Acara ini;  2. Laporan Bulanan SPIP dilaksanakan dengan cermat, akurat dan tepat waktu;  3. Laporan untuk segera dilaporkan ke Inspektorat KPU RI melalui KPU Provinsi Jawa Tengah.  Rapat pleno kemudian diakhiri dengan pembacaan berita acara oleh Ketua KPU. Adapun yang bertugas sebagai host zoom meeting adalah Kasubag Hukum, Sigit Budiyanto. Usai rapat pleno, Sekretaris KPU Kabupaten Banyumas, Kasworo mengingatkan pula kepada seluruh jajaran sekretariat bahwa "Mulai sekarang semua kasubag dan staf agar lebih memperhatikan setiap kegiatan dan membuat setiap laporannya." (naf_ed sks)


Selengkapnya
322

Magang Kelas Pemilu Ajak Mahasiswa Kuatkan Demokrasi

PURWOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas kembali kedatangan beberapa wajah baru pada Kamis (05/08/2021). Secara luring dan daring KPU Banyumas menerima enam mahasiswa angkatan ke-IV Tahun 2021 yakni Muhammad Noor Faiz Husaini Pratama (UGM Yogyakarta), Novia Azzahra (Unsoed Purwokerto), Zuffar Adani Adhitya (Unsoed Purwokerto), Hikmah Safitri (IT Telkom Purwokerto), Asha Sembiring (IT Telkom Purwokerto), dan Nadila Dwiyanti (IT Telkom Purwokerto).  Ketua KPU Kabupaten Banyumas Imam Arif S didampingi Komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Yasum Surya Mentari dan Sekretaris KPU Banyumas Kasworo memberikan sambutan serta perkenalan dan amanat.  Imam Arif S. mengatakan bahwa: “Yang membedakan magang di KPU Kabupaten Banyumas dengan institusi lain adalah adanya Kelas Pemilu. Artinya, ketika masuk ke sini, kita akan diskusi bersama mengenai pemilu yang berdaulat dan penguatan demokrasi sehingga dapat diketahui bagaimana negara yang kuat bisa diwujudkan”.  Imam juga menyampaikan mengenai dua program utama magang, yakni praktik kerja dan kelas pemilu, dimana mahasiswa akan diajak untuk mempelajari teori-teori kepemiluan dalam kelas pemilu serta berdinamika bersama seluruh pegawai KPU Kabupaten Banyumas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Harapannya, setelah program magang selesai, para peserta magang akan memiliki pengalaman kerja dan memiliki pengetahuan serta kemampuan dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. Selain itu para peserta magang juga diharapkan turut serta dalam upaya penguatan demokrasi  terutama dalam konteks pendidikan pemilih. (fai_ed sks)


Selengkapnya
148

Pemilih DPB Juli 2021 Bertambah 45 Orang

PURWOKERTO - Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) bulan Juli 2021 ditetapkan jumlah pemilih sebanyak sebanyak 1.352.522. Rinciannya, pemilih laki-laki sebanyak 675.020 dan pemilih perempuan sebanyak 677.502. Hasil itu diperoleh setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas melakukan rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB), Kamis (29-07-2021), di aula KPU Kabupaten Banyumas. Sebagian peserta rapat yang terdiri dari ketua, para anggota, sekretaris, pejabat struktural dan staf KPU Kabupaten Banyumas mengikutinya secara daring menyesuaikan jadwal WfH (work from home). Angka itu lebih banyak dari jumlah pemilih bulan Juni 2021 yang ditetapkan sebanyak 1.352.477 atau bertambah sebanyak 45 orang. Pada periode Juli, jumlah pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 54 orang dan 99 pemilih baru dengan keterangan belum rekam KTP elektronik. Sementara itu, rincian pemilih TMS sebanyak 54 tercatat meninggal dunia di Kecamatan Purwojati. “Rekap DPB bulan Juli ini kembali naik, karena pemilih TMS lebih sedikit dari Pemilih baru dengan status pemilih pemula. Tercatat ada 99 orang pemilih baru dan 54 orang TMS, jadi DPB bertambah 45 orang,” tutur Khasis Munandar, anggota KPU Kabupaten Banyumas divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin). Menurutnya, berdasarkan Surat Edaran dari KPU RI pemilih baru baik yang sudah rekap KTP elektronik maupun belum tetap dimasukkan ke dalam DPB hanya nanti diberi keterangan belum rekam. Sementara itu, Kepala Sub-Bagian Program dan Data, Subhan Purno Aji, menambahkan sebelum melakukan rekapitulasi DPB setiap bulan pihaknya telah melakukan konsolidasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil). Dia menjelaskan data yang diperoleh tidak serta merta dimasukkan ke dalam DPB, tetapi dikonsolidasi dulu dengan Dindukcapil karena harus dimutakhirkan dengan data kependudukan termutakhir. “Pada bulan Juli ini kami mendapatkan data pemilih baru dengan status pemilu yang berjumlah 99 orang, hasil dari koordinasi dengan beberapa Pemerintah Desa,” kata pria tiga anak ini ditemui disela-sela rapat pleno. Seperti diketahui, sesuai SE yang baru KPU Kabupaten/Kota akan mengumumkan hasil rekapitulasi DPB setiap bulan di papan pengumuman, website dan media lain. Pengumuman itu tidak hanya berupa rekapitulasi tetapi juga byname dan by-TPS hasil perubahannya. (SPA) https://kab-banyumas.kpu.go.id/public/kab-banyumas/dmdocument/1627614413SIARAN PERS DPB JULI 2021.pdf


Selengkapnya
398

Pentingnya Klarifikasi Masukan Masyarakat dalam Proses PAW

PURWOKERTO - Gelaran Rabu Ingin Tau (RIT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (14/7/2021) membahas mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD hasil Pemilu 2019. Sebagai pembicara adalah Kepala Biro Perundang-undangan dan plt. Kepala Biro Teknis KPU RI, Nur Syarifah. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Sudrajat dalam sambutannya berharap agar materi PAW memberikan pemahaman yang sama terhadap penyelenggara pemilu. Sehingga bisa meminimalisir terjadinya sengketa dari dinamika pergantian antar waktu anggota legislatif. “Bisa muncul dinamika dalam PAW di Provinsi ataupun Kabupaten/Kota. Sehingga butuh kecermatan, ketelitian, dan profesional dalam menanganinya,” ujar Yulianto dalam sambutannya. Sementara itu Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jawa Tengah, Putnawati menyampaikan perlunya KPU kabupaten/kota memperhatikan mekanisme PAW seperti diatur dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2017 junto PKPU Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penggantian Antar Waktu Anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten. “PAW kadang-kadang dianggap sederhana atau simpel. KPU menerima surat dari DPRD, lalu kita ada waktu 5 hari untuk menyerahkan surat balasan berisi nama calon PAW-nya serta perlunya langkah klarifikasi bila ada masukan dari masyarakat terkait nama pengganti tersebut,” kata Putnawati. Soal klarifikasi terhadap tanggapan masyarakat, pembicara Nur Syarifah memberikan poin-poin yang harus dilakukan. Klarifikasi kata dia dilakukan oleh KPU terhadap partai politik, bukan kepada perseorangan. Selain itu, masukan yang diperhatikan KPU adalah masukan masyarakat yang langsung disampaikan melalui surat kepada KPU. “Klarifikasi masukan masyarakat dilakukan hanya kepada parpol. Bila mau mengambil diskresi dengan klarifikasi langsung kepada calon harus hati-hati karena tidak diatur,” kata Nur Syarifah. Saat ditanya bila ada pemberitaan di media sosial terkait masukan masyarakat, menurut pembicara hal tersebut bisa diabaikan karena pemberitaan di media sosial dianggap mengambang. Kegiatan RIT tersebut berlangsung pukul 10.30-12.30 WIB. Dengan diikuti KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Beberapa Kabupaten yang memiliki contoh kasus dalam proses PAW sempat mengajukan pertanyaan. Dari KPU Kabupaten Banyumas acara tersebut diiikuti dua orang anggota KPU, Hanan Wiyoko dan Suharso Agung Basuki, dan satu orang kasubag, Tunggul Hamisena. (hwo)


Selengkapnya
239

NGODEMAS PBB: Optimis Menangkan Pemilu 2024

Purwokerto, kab-banyumas.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas kembali menayangkan NGODEMAS atau Ngobrol Demokrasi KPU Banyumas di kanal YouTube KPU Banyumas dalam serial bincang Parpol, Kamis (01/07/2021). Dalam edisi ke-29 NGODEMAS mendatangkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) yang dihadiri Sutejo selaku Ketua dan dipandu oleh Yasum Surya Mentari Anggota KPU Kabupaten Banyumas Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM. “Dalam sejarah awal mulanya Forum Ukuwah Islamiyah (FUI) dirintis oleh Dr. M Nasir seorang exponen dari MASYUMI (Majelis Syuro Muslimin Indonesia), FUI yang fokus kepada masalah keumatan dalam perkembangan politik yang sangat cepat FUI memiliki pemikiran menyalurkan aspirasi umat Islam, maka kemudian terbentuklah Badan Koordinasi Umat Islam (BKUI) yang didukung oleh Ormas Islam Nasional. BKUI kemudian membentuk Partai dengan nama Bulan Bintang pada 17 Juli 1998 dengan Prof. Yusril sebagai ketua umum. PBB mengambil inspirasi dari Partai MASYUMI,” kata Tejo menjelaskan sejarah berdirinya PBB. Kepada pemirsa NGODEMAS dirinya menjelaskan visi misi dan program, serta struktur kepengurusan Partai dan sistematika perekrutan kader bagi masyarakat yang ingin bergabung dengan PBB. Dengan target memenangkan Pemilu dan Pilkada di tahun 2024, Partai berlambang bulan dan bintang ini optimis menaikkan perolehan suara dengan menghadirkan PBB ditengah masyarakat serta menggaet milenial menjadi pengurus di posisi strategis dengan prosentase 85%. Harapannya masyarakat Banyumas lebih aktif didalam partisipasi politik guna mewujudkan kesejahteraan. “Karena keaktifan dalam partisipasi politik akan melahirkan sebuah keputusan politik, dimana nantinya keputusan ini akan berpengaruh terhadap segala aspek kehidupan,” pungkas Tejo mengakhiri NGODEMAS edisi kali ini. (liy)


Selengkapnya
604

Imam: Mahasiswa Magang MBKM Sangat Membantu Kami

PURWOKERTO, kab-banyumas.kpu.go.id – Keberadaan mahasiwa magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Jurusan Administrasi Publik FISIP Unsoed sangat membantu pekerjaan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas. Keberadaan mereka membuat variasi baru, khususnya pada konten media sosial yang dikelola selama ini. “Mereka membuat banyak variasi dan mengajari kami khususnya dalam pembuatan konten media sosial. Mahasiswa magang MBKM sangat membantu kami,” tutur Ketua KPU Kabupaten Banyumas Imam Arif S., saat memberi sambutan kegiatan penarikan dan penyerahan kembali mahasiswa magang. Kegiatan tersebut diikuti oleh dekan FISIP Unsoed, penanggung jawab program MBKM Unsoed, Ketua Jurusan Administrasi Publik, para dosen pembimbing dan pimpinan perwakilan lembaga mitra, Kamis kemarin (1/07/2021), via daring. Program magang MBKM FISIP Unsoed ini merupakan yang pertama dan diikuti oleh 22 mahasiswa dengan 10 instansi mitra kerjasama.  Ketua Jurusan Administrasi Publik Alizar Isna mengibaratkan kegiatan magang MBKM agar para mahasiswa tidak hanya belajar “berenang di kolam renang” di kampus, tetapi belajar untuk “berenang di lautan luas” di dunia kerja. Menurutnya, di dunia kerja sesungguhnya tantangannya akan sangat berat, maka penting agar mahasiswa belajar di dunia nyata untuk menyesuaikan diri dengan dunia kerja yang keras. “Kami sangat berterima kasih kepada 10 lembaga mitra,” pungkas Isna saat memberi sambutan. KPU Kabupaten Banyumas melepas tiga mahasiswa yang telah melaksanakan kegiatan program magang MBKM selama kurang lebih selama 5 bulan sejak 1 Februari 2021 sampai 2 Juli 2021. Tiga mahasiswa tersebut yaitu Aura Shafa Nabila, Melinda Andam Dewi dan Ridha Aulia Rachma.  Imam Arif S selaku Ketua KPU Kabupaten Banyumas melepas langsung mahasiswa magang dan dikembalikan kepada pihak kampus. “Dengan adanya mahasiswa magang sangat membantu proses pekerjaan yang ada di KPU Banyumas, terlebih mereka menuangkan ide inovatif yang bermanfaat bagi kemajuan KPU Banyumas,” ujar Imam. (MAD_editSPA)


Selengkapnya