Berita Terkini

213

Mutakhirkan Data Pemilih, KPU Banyumas Kunjungi Enam Desa di Kecamatan Cilongok

CILONGOK - Untuk mensukseskan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas mengunjungi enam desa di wilayah Kecamatan Cilongok, Selasa (14/09/2021). Koordinasi dilakukan dengan pemerintah desa setempat untuk mendata perkembangan data pemilih, baik pemilih baru, pemilih yang tidak memenuhi syarat maupun perubahan data. Adapun tempat koordinasi di Kantor Desa Pageraji, Cilongok, Cikidang, Karanglo, Panembangan dan Langgongsari.  Menurut Kepala Sub Bagian Program dan Data, Subhan Purno Aji,  tujuan koordinasi adalah memutakhirkan data pemilih dengan data yang dimiliki oleh pemerintah desa, meliputi data kematian, data pindah masuk dan keluar serta data permohonan KTP baru untuk mendata pemilih baru. “Sesuai arahan pimpinan, kami turun langsung ke desa-desa untuk updating  data pemilih. Siapa-siapa yang sudah tidak memenuhi syarat (karena) meninggal, pindah domisili atau jadi TNI/Polri kami data untuk dikeluarkan dari daftar pemilih. Dan data yang pemilih baru, baik baru 17 tahun atau baru pensiun dari TNI/Polri kami masukan,” ujar pria tiga anak ini. Subhan menambahkan setelah mengkompilasi data hasil koordinasi dengan pemerintah desa, pihaknya akan mengkonsolidasikan data itu dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) yang dikelola oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil). “Data yang kami dapat akan di-crosscheck dulu dengan data SIAK untuk melengkapi elemen data lain atau untuk mengetahui apakah pemilih yang bersangkutan sudah rekam data elektronik atau belum khususnya untuk pemilih baru,” tambahnya. Sejauh ini, koordinasi untuk memutakhirkan data pemilih tidak hanya dilakukan ke desa-desa, tetapi juga dilakukan di sekolah-sekolah menengah berbarengan dengan kegiatan pendidikan pemilih pemula. Sampai bulan Agustus 2021, data pemilih yang tercatat sebanyak 1.352.560. Kegiatan-kegiatan dalam rangka pemeliharaan dan pemutakhiran data pemilih akan terus dilakukan menyongsong penyelenggaraan Pemilu Serentak tahun 2024, agar daftar pemilih di masa yang akan datang semakin valid dan akuntabel. (SPA)


Selengkapnya
239

Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Ambil Peran Kebangsaan

PURWOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menghadirkan anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan, Hanan Wiyoko dalam program NGODEMAS atau Ngobrol Demokrasi KPU Banyumas di channel YouTube KPU Banyumas, Selasa (14/09/2021). Episode kali ini dipandu oleh Zuffar Adani Adhitya selaku mahasiswa magang KPU Banyumas Angkatan ke-IV di tahun 2021 dari Universitas Jenderal Soedirman. “Ada beberapa hal yang membuat saya berminat untuk bergabung di KPU Banyumas, yakni ingin mengamalkan ilmu yang diperoleh selama masa kuliah, kemudian ingin berkontribusi mengambil peran kebangsaan dan juga ingin memberikan sumbangsih bagi bangsa” tutur pria yang akrab disapa Hanan kepada pemirsa NGODEMAS.  Hanan menjelaskan bahwa setiap anggota atau komisioner KPU Banyumas memiliki latar belakang yang beragam dan masing-masing memiliki kekuatan untuk mendukung kelancaran tugas demi menyukseskan pemilu. Hanan juga menyampaikan bahwa setiap aktifitas berorganisasi memiliki manfaat yang penting terutama membentuk karakter, lalu meningkatkan jaringan atau relasi, kemudian juga membangun nalar kritis mahasiswa atau masyarakat yang pada akhirnya berkaitan dengan kepemiluan. Pada akhir kesempatan Hanan menegaskan bahwa “KPU sebagai lembaga penyelengara pemilu yang mandiri dan independen serta profesional, harus memiliki SDM yang mendukung demi terwujudnya cita-cita bangsa indonesia yaitu dengan terpilihnya pemimpin yang memiliki kapabilitas untuk memimpin”. (zaa)


Selengkapnya
297

Di NGODEMAS, Yasum Surya Ceritakan Kiprahnya dalam Dunia Kepemiluan

PURWOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas kembali menggelar program Ngobrol Demokrasi KPU Kabupaten Banyumas (NGODEMAS) edisi Mengenal KPU Banyumas, menampilkan Anggota KPU Banyumas Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Yasum Surya Mentari bersama host yang merupakan mahasiswa Universitas Gadjah Mada, yaitu Muhammad Noor Faiz Husaini Pratama. Tayangan penuh episode ini bisa disaksikan di channel YouTube KPU Banyumas pada Kamis (09/09/2021). Dalam NGODEMAS episode ke-32 ini, Surya menceritakan perjalanan kariernya hingga kini menjabat sebagai Anggota KPU Banyumas. Permulaan kariernya dimulai semenjak Surya menjadi penyelenggara di tingkatan KPPS pada Pemilu 2009. Siapa sangka 4 tahun kemudian, dirinya mulai mendalami ketertarikannya dengan bergabung menjadi anggota Panwaslu Kecamatan untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Gubernur dan Wakil Gubernur. Kemudian, berlanjut sebagai pengawas juga dalam Pemilu 2014 untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan Legislatif. “Sebagai mahasiswa ilmu politik, tema pemilu dan demokrasi sudah tidak asing lagi bagi saya sehingga hal ini menjadi nilai tambah karena menjadi seorang anggota KPU perlu yang namanya pengetahuan soal kepemiluan, dan demokrasi,” ujar Surya. Kemampuannya sebagai jebolan ilmu politik ternyata memotivasi dirinya untuk menjadi seorang anggota di KPU Banyumas.   Surya juga mengatakan, dorongan dari dalam dirinya untuk mewakafkan kemampuannya bagi bangsa dan negara juga memotivasi dirinya untuk menjadi anggota KPU Banyumas. Surya yang menjadi anggota KPU Kabupaten Banyumas periode 2018-2023 juga mengatakan bahwa dirinya sangat mencintai pekerjaannya. “Terlebih rekan-rekan kerja saya sudah menjadi lebih dari sekedar saudara. Mereka adalah orang-orang baik yang menjadi rekan kerja yang sangat luar biasa,” tutur Surya. Sebagai penutup, Surya berharap KPU Kabupaten Banyumas bisa selalu menjadi pionir dalam proses penyelenggaraan pemilu. Surya juga menegaskan, “Jajaran komisioner dan kesekretariatan KPU Kabupaten Banyumas akan selalu bersinergi untuk menciptakan proses penyelenggaraan pemilu yang baik sehingga demokrasi yang berkualitas bisa tercapai,” pungkas Surya. (fai_ed sks)


Selengkapnya
155

Optimalkan Anggaran Untuk Capai Target Kinerja

PURWOKERTO- Anggaran yang masih tersedia harus dapat segera direalisasikan sesuai dengan rencana kegiatan dan anggaran serta harus memenuhi target kinerja tahun ini. Untuk itu, jajaran komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Banyumas harus dapat mengoptimalkan sisa waktu anggaran dengan tetap menyesuaikan situasi pemberlakukan kebijakan pemerintah dalam masa pandemi COVID-19. Demikian poin utama yang disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Banyumas Imam Arif S. pada rapat koordinasi rutin untuk membahas kegiatan, program dan anggaran, terutama setelah keluarnya Revisi III DIPA. “Saya berharap anggaran yang ada dapat memenuhi target kinerja yang sudah ditetapkan di awal tahun,” papar Imam membuka rapat. Imam menekankan jajaran sekretariat untuk secepatnya merealisasikan kegiatan yang sempat tertunda karena menyesuaikan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Maka, dia berharap segera ada penjadwalan ulang untuk kegiatan-kegiatan mengingat tinggal tiga bulan efektif sampai masa anggaran selesai. “Tolong Pak Sekretaris untuk dikoordinasikan dengan para Kasubag untuk segera dieksekusi,” sambungnya. Sementara itu, menurut Sekretaris KPU Banyumas, Kasworo, sampai dengan Agustus serapan anggaran sudah cukup tinggi. Dia yakin sampai dengan akhir tahun dapat mencapai target di atas 95 persen sesuai dengan jadwal rencana kegiatan yang telah disusun. “Memang ada penyesuaian karena melihat situasi Covid-19, tapi intinya optimis seluruh kegiatan akan dilaksanakan,” ujar pria yang pernah menjadi Kasubag Teknis ini saat rapat rutin di aula KPU Kabupaten Banyumas, Selasa siang (07/09/2021). Kasworo menambahkan saat ini pihaknya sedang memfokuskan diri pada pelaksanaan kegiatan yang sempat tertunda karena pemberlakukan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Dia berharap para Kepala Sub Bagian (Kasubag) agar mengoptimalkan sisa anggaran  yang ada agar tercapai target kinerja di tahun ini. "Sesuai arahan komisioner, di tengah situasi pandemi harus tetap meningkatkan kinerja. Maka, anggaran yang ada harus digunakan secara efektif, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. (SPA)


Selengkapnya
147

KPU Banyumas Ikuti RIT Sosialisasi Reformasi Birokrasi KPU Jateng

PURWOKERTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas mengikuti acara rutin Rabu Ingin Tahu (RIT) Episode 24 dengan tema “Sosialisasi Reformasi Birokrasi” yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah dan diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah pada Rabu (08/09/2021). Acara daring melalui zoom meeting ini menghadirkan narasumber yakni Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah Sri Lestariningsih, Anggota KPU Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KPU Provinsi Jawa Tengah Taufiqurrohman, dan Kepala Bagian Organisasi Sumber Daya Manusia (Kabag OSDM) Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah Suparman, Kabag Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal KPU RI Nur Syafaat, serta Tenaga Ahli KPU RI Windra Subekti. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi reformasi birokrasi ini merupakan respon terhadap sosialisasi dari KPU RI.  Pemaparan materi sosialisasi diawali oleh Nur Syafaat yang menyampaikan bahwa reformasi birokrasi merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik (good governance).  “Tujuan dari reformasi birokrasi ini untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel yang nantinya akan menciptakan birokrasi bebas korupsi, berintegritas, kapabel, profesional, dan outputnya adalah  pelayanan publik yang prima dimana secara khusus nantinya masyarakat dapat mengakses informasi secara mudah, murah, dan cepat. Kedepan, tantangan akan semakin besar sehingga KPU baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota terus mengupayakan perubahan. Harapannya dengan adanya sosialisasi ini dapat dipahami dan dimengerti sehingga outputnya KPU dapat dipercaya publik,” ujar perwakilan dari KPU RI ini. Sedangkan Suparman mengharapkan pelaksanaan reformasi birokrasi dilaksanakan dengan baik agar tujuan reformasi birokrasi tercapai dengan sasaran birokrasi yang bersih dan akuntabel.  Adapun Taufiqurrohman mengatakan bahwa “Saat ini dalam struktur pemerintahan di Indonesia sudah ada Kementerian Reformasi Birokrasi untuk bersama-sama menyongsong reformasi birokrasi yang sudah diwujudkan dalam berbagai keputusan di berbagai lembaga termasuk KPU. Pada hakikatnya reformasi birokrasi terbagi menjadi 3 bagian yaitu : pembaharuan, perubahan mendasar, dan sistem penyelenggaraan. Begitu pun sasaran utama reformasi birokrasi tahun 2020-2024 yaitu: birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang kapabel, dan pelayanan publik yang prima. Terkait pembentukan tim reformasi birokrasi di lingkungan KPU dan ditetapkan  dengan Keputusan KPU/KPU Provinsi/KPU Kabupaten/Kota disampaikan oleh Sri Lestariningsih. Tim Reformasi Birokrasi terdiri dari Tim Pengarah dan Tim Pelaksana. Kemudian yang tak kalah penting adalah KPU menggencarkan inovasi-inovasi dan pemanfaatan teknologi informasi dalam menunjang perubahan sehingga nantinya tercipta pelayanan prima. Menanggapi hal tersebut, Nur mengutarakan bahwa masih banyak KPU Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang belum menyampaikan Surat Keputusan (SK) Tim Reformasi Birokrasi.  Dalam kesempatan ini, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banyumas Hanan Wiyoko memberi tanggapan bahwa reformasi birokrasi ini memang perlu digencarkan dan dilaksanakan dengan serius dan konsisten mengingat yang menjadi sasaran reformasi birokrasi adalah terwujudnya pegawai yang berintegritas, berkinerja tinggi, dan melayani secara prima. Oleh karena itu, terkait penyampaian SK Tim Reformasi Birokrasi harus disegerakan. Perihal pelaksanaan Keputusan KPU ternyata di tingkat bawah masih terdapat hal-hal yang perlu dikawal. “Apabila terdapat hal-hal yang sekiranya perlu dikoordinasikan bisa disampaikan ke kanal-kanal RI misalnya melalui bimtek ataupun sosialisasi yang tentunya dilaksanakan sesuai koridor,” ujar Windra Subekti. Melalui diskusi ini, diharapkan KPU yang ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah mempunyai bayangan terkait reformasi birokrasi dan harus dilaksanakan diadministrasikan, dan diolah sebagai bahan laporan. Mudah-mudahan sosialisasi ini dapat menjadi bekal untuk melaksanakan reformasi birokrasi di Provinsi Jawa Tengah. (syp_ed sks)  


Selengkapnya
266

71 Persen, Capaian Realisasi Anggaran Agustus 2021

PURWOKERTO- Sampai Agustus 2021, realisasi atau serapan anggaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas  mencapai 71,16 persen atau sebesar Rp 2.088.528.832 dari alokasi anggaran sebesar Rp 2.935.069.000,00 pada 2021. Seperti diketahui, komponen gaji dan tunjangan pegawai mendapat porsi terbesar yakni 79,36 persen diikuti oleh anggaran untuk operasional perkantoran sebesar 15,7 persen. Menurut Sekretaris KPU Banyumas, Kasworo, sampai dengan Agustus serapan anggaran sudah cukup tinggi. Dia yakin sampai dengan akhir tahun dapat mencapai target di atas 95 persen sesuai dengan jadwal rencana kegiatan yang telah disusun. “Memang ada penyesuaian karena melihat situasi Covid-19, tapi intinya optimis seluruh kegiatan akan dilaksanakan,” ujar pria yang pernah menjadi Kasubag Teknis ini saat rapat rutin di aula KPU Kabupaten Banyumas, Selasa siang (07/09/2021). Kasworo menambahkan saat ini pihaknya sedang memfokuskan diri pada pelaksanaan kegiatan yang sempat tertunda karena pemberlakukan PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Dia berharap para Kepala Sub Bagian (Kasubag) agar mengoptimalkan sisa anggaran  yang ada agar tercapai target kinerja di tahun ini. "Sesuai arahan komisioner, di tengah situasi pandemi harus tetap meningkatkan kinerja. Maka, anggaran yang ada harus digunakan secara efektif, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. (SPA)


Selengkapnya