Berita Terkini

189

Sembilan Mahasiswa FISIP Magang MBKM di KPU Banyumas

PURWOKERTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas menerima Mahasiswa Magang Angkatan XII, Senin (15/08) pukul 13.00 WIB dengan melibatkan sembilan Mahasiswa dari Fisip Unsoed antara lain empat Mahasiswa Administrasi Publik dan lima Mahasiswa Ilmu Politik. Mahasiswa magang yang telah diterima masuk ke dalam satu periode magang yaitu  dari 15 Agustus - 15 Desember 2022.  Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Banyumas Imam Arif Setiadi menyampaikan terimakasih kepada mahasiswa magang karena telah memilih KPU Banyumas sebagai lokasi magang. Imam Arif menyampaikan bahwa momen magang saat ini adalah momen yang tepat karena pada saat ini kita semua sedang dihadapkan dengan persiapan Pemilu 2024 nanti. Oleh karena itu diharapkan mahasiswa magang semua bisa ikut berpartisipasi dalam mewujudkan pemilu yang menjunjung tinggi asas pemilu yaitu luber dan jurdil. Para mahasiswa magang juga nantinya akan dibekali ilmu kepemiluan, dimana ilmu ini dianggap penting karena pemilu merupakan satu-satunya cara yang sahih untuk memilih pemimpin rakyat yang berlandaskan kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi ataupun kepentingan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.  Kasworo Sekretaris KPU Banyumas, mengatakan dibukanya program magang mahasiswa diharapkan bisa menjadi “agent of change” guna melakukan perubahan agar menciptakan pemilu yang bermartabat dan tentunya dapat mengarahkan untuk bisa memilih pemimpin yang pro rakyat. Tak lupa dia menyampaikan kepada para mahasiswa agar mampu mengatur manajemen waktu perkuliahan dan juga waktu untuk magang dengan baik. Adapun mahasiswa magang periode XII yaitu Aura Putri Ariyanto, Dita Riani, Shafandra Pramudhia, Weni Astuti, dan Wilman Muhamad Azidan dari jurusan Ilmu Politik FISIP Unsoed. Ahmad Budi Setyono, Nur Hidayanti, Septiani Dwi Putri, dan Silvia Salsazabila dari jurusan  Administrasi Publik FISIP Unsoed. Selama empat bulan magang, mahasiswa akan diarahkan dan didampingi oleh staf Subbag Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Sarikasih. (spr)  


Selengkapnya
129

KPU Banyumas Gelar Upacara HUT ke-77 RI

PURWOKERTO - Memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke -77 Republik Indonesia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas turut melaksanakan upacara peringatan, Rabu (17/08). Acara dilaksanakan di halaman kantor KPU Banyumas dengan diikuti komisioner dan kesekretariatan. Pelaksanaan upacara merupakan tindak lanjut dari Surat Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Nomor 629/SDM.03.5SD/04/2022 perihal Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun 2022. Dalam surat tersebut diberitahukan bahwa seluruh KPU Kabupaten/Kota harus melaksanakan upacara peringatan secara luring di kantor masing-masing mulai pukul 07.00 waktu setempat. Setelah melaksanakan upacara di kantor masing-masing, para pegawai KPU baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota juga  mengikuti upacara Detik-Detik Proklamasi pada pukul 10.00 WIB dan mengikuti upacara penurunan bendera pada pukul 17.00 WIB secara daring. Tema yang diusung dalam peringatan HUT RI ke-77 adalah “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”. Upacara Peringatan HUT ke- 77 RI Ke-77 dihadiri oleh Komisioner, Sekretaris, ASN, PPNPN, dan mahasiswa magang. Upacara berlangsung khidmat dengan Ketua KPU, Imam Arif Setiadi, bertugas sebagai inspektur upacara. Sementara itu, tugas komandan upacara diemban oleh Subrantas Adhy Candra. Berbeda dengan tahun kemarin yang dilaksanakan secara daring, Upacara Peringatan HUT RI Ke-77 tahun ini dilaksanakan secara luring seiring meredanya kasus positif Covid-19. Dalam sambutannya, inspektur upacara membacakan sambutan dari Ketua KPU RI. Sambutan diawali dengan harapan agar Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan pandemi, serta mengingatkan rangkaian tahapan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024. Di tahun 2022, terdapat lima tahapan yang dilaksanakan oleh KPU, yaitu Perencanaan Program Anggaran serta Penyusunan Peraturan Pelaksanaan Penyelenggaran Pemilu, Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih, Pendaftaran dan Verifikasi Peserta Pemilu, Penetapan Peserta Pemilu, dan Pencalonan Anggota DPD. Selain itu, akan dilakukan juga Rekrutmen Badan Penyelenggara Adhoc, yaitu PPK, PPS, dan PPLN. Ketua KPU RI juga berpesan bahwa Pemilu 2024 memiliki tantangan yang kompleks mulai dari aspek teknis penyelenggaraan hingga aspek substansi sehingga KPU harus terus berbenah untuk meningkatkan integritas dan kapasitas dalam rangka menghadirkan Pemilu yang aman dan damai. Setelah upacara berakhir, dilanjutkan dengan rangkaian penyerahan Surat Keterangan (SK) Kenaikan Pangkat kepada Kasworo, Subhan Purno Aji, dan Titi Moeljani. Dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba 17 Agustus yang dilakukan oleh pegawai KPU Banyumas serta penyerahan hadiah-hadiah kepada pemenang. Acara kemudian dilanjutkan dengan KPU Banyumas mengikuti upacara secara virtual Detik-Detik Proklamasi dan Upacara Penurunan Bendera di Aula KPU Banyumas secara daring. Komisioner KPU Banyumas juga mengikuti rangkaian upacara bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas. (apa)  


Selengkapnya
209

KPU Banyumas Ikuti Rakor Persiapan Vermin Pemilu 2024

PURWOKERTO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten  Banyumas mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Verifikasi Administrasi Keanggotaan Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024 melalui Zoom Meeting di Aula KPU Banyumas, Senin (15/08) pukul 13.00 WIB. Rapat koordinasi diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Tengah dan diikuti KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Tujuan rakor untuk mempersiapkan KPU menghadapi verifikasi administrasi (vermin) keanggotaan parpol calon peserta Pemilu 2024.  Tahap vermin  di KPU kabupaten/kota dilaksanakan pada 16-29 Agustus 2022. Dalam rakor, dijelaskan mulai dari dasar hukum verifikasi, mekanisme verifikasi, hingga peraturan-peraturan yang wajib dipatuhi oleh seluruh anggota KPU pada saat melakukan verifikasi. Dengan antusiasme yang tinggi, para anggota KPU Banyumas secara bersama-sama memperhatikan arahan-arahan yang diberikan oleh  KPU Jawa Tengah. Aplikasi yang akan digunakan adalah Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU. Melalui Sipol, parpol bisa mengetahui secara langsung sejauh mana anggota-anggota mereka sudah diverifikasi, dan mengetahui apakah anggota mereka memenuhi syarat, belum memenuhi syarat, atau tidak memenuhi syarat dalam verifikasi administrasi keanggotaan parpol calon peserta Pemilu 2024 ini. Dengan begitu, nilai transparansi data dan keterbukaan informasi—dalam hal ini data keanggotaan parpol—terjaga ke masyarakat secara umum. Setelah selesai mengikuti rakor bersama KPU Jawa Tengah, Hanan Wiyoko selaku Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banyumas langsung memberikan briefing singkat kepada anggota KPU sebagai persiapan lanjutan tahap verifikasi administrasi keanggotaan parpol calon peserta Pemilu 2024 di KPU Banyumas. (wma)


Selengkapnya
273

Coktas Pemadanan DPB Tetap Berlanjut Sampai September

PURWOKERTO - Pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) terhadap hasil pemadanan Data Pemutakhiran Pemilih Berkelanjutan (DPB) dengan Data Kependudukan Kementerian Dalam Negeri diputuskan untuk dilanjutkan sampai dengan akhir September 2022 sesuai dengan Surat Ketua RI Nomor 613 tanggal 5 Agustus 2022. Hal itu ditegaskan oleh Henri Wahyono, anggota KPU Provinsi Jawa Tengah divisi data dan Informasi saat memimpin rapat koordinasi Tindak Lanjut DPB September 2022 untuk Sinkronisasi Data melalui daring, Kamis (11-08-2022). Hadir mewakili KPU Kabupaten Banyumas, Khasis Munandar, didampingi oleh Kasubbag Rendatin dan staf operator bertempat di aula KPU Kabupaten Banyumas. Henry meminta KPU Kabupaten/Kota wajib melaksanakan poin-poin arahan sesuai Surat 613 dengan tetap berkoordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Tengah.  “Dari apa yang sudah kita kerjakan bersama ada evaluasi dan hal lainnya agar lebih mudah nantinya kita dalam bekerja, ” kata Henry menegaskan. Dia juga mengingatkan kepada KPU Kabupaten/Kota untuk segera mengisi formulir monitoring dan evaluasi hasil coktas yang telah dibagikan sebelumnya, sehingga secara kuantitatif akan ada pertanggung jawaban kinerja dari supervisi yang dilakukan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah. “Kita bekerja sesuai dengan data-data kuantitatif sehingga bisa dicek dengan jelas apabila terdapat kesalahan,” ujar pria yang pernah menjadi Ketua KPU Kota Semarang ini.  Sudah Ada Progres Saat melaporkan hasil progres Coktas yang telah dilakukan oleh KPU Kabupaten Banyumas, Khasis memaparkan pihaknya sejauh ini telah melakukan klarifikasi terhadap data ganda, data meninggal, dan data tidak padan. Meski ada keterbatasan, Dia berkomitmen untuk tetap melaksanakan coktas dengan memanfaatkan kanal-kanal koordinasi di tingkat desa dan kelurahan. “Kami sudah melakukan coktas dengan cara turun langsung ke desa-desa, meminta bantuan kepada eks-anggota ad hoc (PPK dan PPS) dan kami juga turunkan para pegawai KPU Banyumas untuk turun minimal di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing,” ujar Khasis. Pada akhir rakor, Henry berpesan kepada KPU Kabupaten/Kota untuk membuat daftar infrastruktur IT yang digunakan, sehingga ketika terdapat keterlambatan pengiriman data ke KPU RI, tidak akan disalahkan karena berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur teknologi dan informasi yang tersedia. (SPA_wds)  


Selengkapnya
161

Mahasiswa Magang KPU Banyumas Pelajari Serba-Serbi di TPS

PURWOKERTO – Mahasiswa magang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas angkatan XI  kembali mengikuti Kelas Pemilu dengan materi Serba-Serbi di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Rabu (10-08-2022).   Anggota KPU Banyumas Divisi Teknis Penyelenggaraan, Hanan Wiyoko menjelaskan tentang tugas dari para petugas di TPS saat pemungutan dan penghitungan suara, pihak-pihak yang berada di TPS, perlengkapan, jenis-jenis formulir, dan kriteria surat suara sah dan tidak sah.    “Harapan pada Pemilu 2024, sumber daya manusia di TPS diisi oleh para anak muda seperti mahasiswa. Terlebih yang telah mengikuti Kelas Pemilu, agar lebih aktif untuk berperan dalam Pemilu" ujar Hanan kepada delapan mahasiswa magang dari tiga kampus: Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Islam Negeri Profesor K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) dan Institut Teknologi (IT) Telkom Purwokerto).   Bertempat di Aula KPU Banyumas, Kelas Pemilu dilanjutkan sesi pendalaman materi oleh Sarikasih selaku pendamping mahasiswa magang. Secara bergiliran dan antusias, peserta Kelas Pemilu memilih pokok bahasan untuk dijelaskan ulang oleh masing-masing peserta. (rnna_ed sks)  


Selengkapnya
158

Mahasiswa Magang KPU Banyumas Belajar Mengkonversi Suara Menjadi Kursi

PURWOKERTO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas mengadakan Kelas Pemilu kedua bagi mahasiswa magang angkatan XI dengan topik mengenai Sistem Pemilu dan Menghitung Konversi Suara bertempat di Aula KPU Banyumas, Senin (08-08-2022).   "Kalian sudah magang di KPU Banyumas, tentu sebaiknya tahu Pemilu tidak hanya soal coblosan memilih pemimpin, tetapi harus dapat ilmunya juga."   Demikian ungkap Subhan Aji, Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin) KPU Banyumas sebagai pemateri pada Kelas Pemilu hari ini.   Mahasiswa magang dikenalkan seluk beluk tentang Pemilu. Secara kasar, Sistem Pemilu merupakan aturan-aturan cara suara dari pemilih diubah menjadi kursi.    Sistem Pemilu di Indonesia juga berbeda dari yang ada di Amerika Serikat. Jika di AS, presiden terpilih belum tentu yang dapat suara terbanyak. Namun, di Indonesia suara terbanyak yang menjadi presiden.   Adapun materi tentang cara penghitungan kursi yang digunakan dalam penetapan kursi dapil lembaga legislatif Indonesia berupa DPR, DPRD, dan DPD. Metode penghitungan ini terbagi menjadi metode kuota dan divisor.   Walaupun yang digunakan dalam Pemilu saat ini adalah metode divisor Saint Launge, tetapi mahasiswa magang diajarkan mengenai seluruh metode. Bahkan di akhir sesi, seluruh mahasiswa diberikan kertas per kelompok untuk mencoba menghitung konversi kursi.   "Kita sudah latihan jadi teman-teman punya bayangan tentang bagaimana caranya untuk menentukan kursi di Banyumas dengan sistem yang proporsional, rata dan adil. Semoga bisa menambah pengetahuan tentang Pemilu lebih dalam," ungkap Subhan mengakhiri sesi Kelas Pemilu. (fnw)  


Selengkapnya